Kemarau Panjang, Warga Cisampih Pandeglang Manfaatkan Air Selokan

  • 24 Agt 2026 23:29 WIB
  •  Banten
Video

RRI.CO.ID, Pandeglang – Ratusan warga Kampung Cisampih, Desa Pakuluran, Kecamatan Koroncong, Pandeglang terpaksa menggunakan air selokan keruh untuk memenuhi kebutuhan mandi serta mencuci setiap hari. Krisis air bersih akibat bencana kekeringan panjang tersebut sudah melanda wilayah permukiman warga selama lima bulan terakhir.

Warga Kampung Cisampih, Iyang Udiyana, menyatakan seluruh sumur gali milik warga mengalami kekeringan total sehingga tidak ada lagi sumber air bersih tersisa. Warga terpaksa memanfaatkan aliran air parit persawahan yang kotor demi kelangsungan aktivitas kebersihan rumah tangga.

"Kekurangan air karena sumur pada kering akibat kemarau panjang, terpaksa ada air selokan dipakai buat mandi, cuci piring, dan kadang cuci baju," ujar Iyang, Minggu 23 Agustus 2026.

Kondisi air saluran irigasi tersebut juga dikatakannya sangat kotor karena tercemar limbah domestik serta endapan sampah dari perkampungan warga di bagian hulu sungai. Penggunaan air parit yang keruh tersebut sering kali menimbulkan keluhan kesehatan berupa rasa gatal pada kulit warga.

Menurutnya pemanfaatan aliran air tersebut tidak hanya diakses oleh warga satu perkampungan saja melainkan melibatkan masyarakat dari wilayah perlintasan lainnya. Jaringan saluran air dari hulu Cidalaki disebutnya menjadi tumpuan alternatif ratusan warga untuk mencuci pakaian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....