Belum Rampung, Sekolah Rakyat Pandeglang Siap Sambut Rombongan Siswa Perdana
- 04 Jul 2026 14:15 WIB
- Banten
Video
RRI.CO.ID, Pandeglang - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Desa Koranjin Kecamatan Cadasari menjelang target masuknya ratusan siswa pada pertengahan Juli 2026. Kompleks pendidikan berasrama bagi anak keluarga kurang mampu tersebut tetap dioperasikan sesuai jadwal kendati sejumlah fasilitas gedung sekolah maupun asrama terpantau belum rampung sepenuhnya.
Staf Teknis Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PU, Yusef, menjelaskan capaian riil akumulasi pengerjaan fisik di area seluas 11,3 hektar tersebut baru menyentuh angka 79,8 persen. Para pekerja di lapangan kini disebutnya fokus menyelesaikan sisa pengerjaan arsitektur serta penyekatan ruangan setelah seluruh target konstruksi struktur utama dinyatakan selesai.
"Sampai saat ini itu sudah 79,8 persen, target operasional kita kan nanti di 13 (Juli) mudah-mudahan sudah bisa beroperasi terutama untuk siswa baru. Nanti kita bagi zona, area zona hijau untuk penggunaan operasional siswa kemudian untuk area konstruksi itu khusus yang belakang saja, kita targetkan sih sudah tidak ada pekerjaan struktur hanya arsitektur saja," ujar Yusef, Jumat 3 Juli 2026.
Adapun saat nanti siswa mulai masuk, pihaknya akan menerapkan strategi pembagian zonasi wilayah secara ketat guna menjamin keamanan serta kenyamanan para siswa baru selama berada di lingkungan proyek. Zona hijau dialokasikan khusus untuk area yang sudah steril dan siap digunakan secara operasional, sementara aktivitas konstruksi lanjutan diisolasi penuh pada bangunan bagian belakang.
Sementara, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, Wawan Setiawan, menegaskan kedatangan rombongan siswa pada 13 Juli nanti murni diperuntukkan bagi agenda pengenalan lingkungan dan bukan memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Otoritas daerah memanfaatkan momentum ini sebagai masa transisi pengelolaan mandiri sebelum pengelolaan penuh diambil alih secara definitif oleh kementerian pusat.
Menurut Wawan sektor pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik sementara akan disiasati menggunakan skema perekrutan guru tamu oleh dinas pendidikan daerah setempat. Langkah taktis ini diambil untuk mengisi kekosongan operasional kelas sebelum barisan guru definitif hasil penjaringan nasional resmi dikirim pada September mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....