Kisah Perjalanan Spiritual Jemaah Haji Pandeglang di Tanah Suci
- 21 Jun 2026 14:37 WIB
- Banten
Video
RRI.CO.ID, Pandeglang – Isak tangis bahagia berbaur haru menyambut kedatangan rombongan perdana jemaah haji Kabupaten Pandeglang di halaman Pendopo Bupati pada sabtu sore 20 Juni 2026. Ratusan warga saling berpelukan melepas rindu setelah terpisah beberapa pekan demi menunaikan rukun Islam kelima di tanah suci.
Salah seorang jemaah, Gita, mengaku sangat bahagia bisa berhasil menunaikan ibadah haji setelah menanti antrean keberangkatan selama 13 tahun. "Alhamdulillah lancar, bisa pulang ketemu keluarga lagi," ujar Gita, Minggu 21 Juni 2026.
Perjalanan ibadah ini dinilainya berjalan sangat lancar tanpa kendala karena fasilitas pemondokan hotel yang bersih. Ia menyebut petugas di Arab Saudi memberikan jamuan katering yang memuaskan selama masa puncak haji di wilayah Arafah serta Mina.
Sengatan cuaca panas yang mencapai 40 derajat Celsius berhasil diantisipasinya berkat imbauan ketat petugas agar jemaah tidak memaksakan diri keluar ruangan. Totalitas pelayanan tersebut dikatakan Gita membuat perjuangan spritualnya berjalan dengan lancer.
Cerita berbeda diutarakan oleh jemaah asal Kecamatan Munjul, Maksum, yang menyoroti sejumlah hambatan teknis operasional di lapangan. Lokasi penginapan menuju Jabal Ka'bah dinilai terlalu jauh dari Masjidil Haram.
Jarak pemondokan yang terlampau jauh tersebut dirasakannya menguras stamina fisik jemaah hingga memicu kelelahan berat meski armada bus beroperasi nonstop. Ia berharap hambatan geografis ini bisa menjadi bahan evaluasi serius bagi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) demi perbaikan mutu pelayanan musim mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....