PT Surveyor Indonesia Luncurkan Program Pesisir Budaya Lestari di Carita

  • 19 Jun 2026 16:37 WIB
  •  Banten
Video

RRI.CO.ID, Pandeglang - PT Surveyor Indonesia bersama dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) resmi meluncurkan Program Pesisir Budaya Lestari di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang pada Kamis 18 Juni 2026. Langkah strategis berbasis Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN ini diorientasikan penuh untuk memperkuat struktur ekonomi masyarakat pesisir, melestarikan ekosistem laut, serta mendongkrak kesadaran sosial warga lokal secara berkelanjutan hingga akhir tahun 2026.

Kepala Unit TJSL PT Surveyor Indonesia, Martiyanto Tejo Purnomo mengatakan, kegiatan yang di ikuti oleh jajaran pegawai BUMN bersama kalangan mahasiswa tersebut melakukan aksi konservasi berupa transplantasi terumbu karang guna memulihkan biota laut sekaligus menjaga keberlangsungan sektor pariwisata bahari di Pandeglang.

“Kami mencoba mengetahui kebutuhan masyarakat di sini seperti apa agar nantinya perusahaan bisa lebih dekat dengan masyarakat melalui social license to operate. Ini bukan program pertama, melainkan bagian dari grand plan dan perencanaan besar jangka menengah yang telah kami susun secara terukur hingga akhir tahun 2026,” ujarnya.

Selain berfokus pada sektor kemaritiman, kolaborasi integratif lintas institusi ini juga menyasar sektor pendidikan formal di wilayah Kabupaten Pandeglang. Serangkaian program penunjang mutu sekolah disebutnya telah disiapkan, meliputi perbaikan sistem sanitasi, penyediaan tempat sampah terpilah, penggalangan donasi buku, hingga pendampingan SMA Negeri 15 Pandeglang menuju sertifikasi Sekolah Adiwiyata.

Melalui skema kerja sama yang apik ini, Ia berharap Program Pesisir Budaya Lestari ini diharapkan mampu menjadi model percontohan sinergi yang ideal antara pihak BUMN, akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat tapak. Konsistensi pengawasan harian dan evaluasi berkala dikatakannya akan terus dikawal ketat demi menjamin seluruh bantuan fisik maupun non-fisik dapat memberikan dampak optimal bagi kemajuan ekonomi lokal Pandeglang.

“Pada sektor lingkungan, kami menginisiasi transplantasi 35 rak terumbu karang di perairan Desa Sukarame sebagai simbol peringatan hari jadi perusahaan yang ke-35 tahun. Harapannya, program ini tidak hanya peduli pada angka bisnis, melainkan mampu mendongkrak ekonomi kelautan yang ada dan nantinya menyasar pelaku UMKM berbasis kelautan,” kata Tejo.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....