Relokasi PKL Rangkasbitung Picu Penurunan Pendapatan Pedagang
- 15 Jun 2026 16:00 WIB
- Banten
Video
RRI.CO.ID,Lebak – Kawasan Alun-alun Rangkasbitung kini terlihat lebih sepi dari biasanya. Sudah hampir satu minggu para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sekitar alun-alun direlokasi oleh Pemerintah Kabupaten Lebak.
Para pedagang dipindahkan ke Jalan Abdi Negara, tepatnya di sepanjang ruas jalan mulai dari Kantor KPU Kabupaten Lebak hingga depan Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak.Relokasi tersebut dilakukan sebagai upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2018 tentang zonasi.
Meski bertujuan menata kawasan perkotaan, kebijakan tersebut menimbulkan dampak ekonomi bagi para pedagang. Sejumlah PKL mengaku mengalami penurunan pendapatan yang cukup drastis sejak menempati lokasi baru. Salah satunya Idrus, pedagang minuman panas dan dingin instan yang selama bertahun-tahun berjualan di sekitar Alun-alun Rangkasbitung.
Menurut Idrus, lokasi baru belum mampu mendatangkan jumlah pembeli seperti saat dirinya berjualan di kawasan alun-alun. Ia mengaku pendapatannya menurun tajam sejak direlokasi.
"Sebelum pindah, dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore saya bisa mendapatkan pendapatan sekitar Rp400 ribu per hari," ujar Idrus saat ditemui di lokasi relokasi,Minggu,14 Juni 2026.
Namun, kondisi tersebut berubah setelah dirinya berjualan di Jalan Abdi Negara. "Sekarang untuk mendapatkan Rp50 ribu sehari saja sangat sulit," katanya.
Idrus menilai lokasi baru masih sepi pengunjung sehingga aktivitas jual beli belum berjalan maksimal. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan solusi agar para pedagang tetap bisa bertahan menjalankan usahanya.
"Kami hanya pedagang kecil. Kami berharap pemerintah bisa memperhatikan kondisi kami dan memberikan kebijakan yang tidak memberatkan," kata Idrus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....