Warga Labuan Pandeglang Keluhkan Stok Pertalite yang Kosong

  • 14 Jun 2026 16:01 WIB
  •  Banten
Video

RRI.CO.ID, Pandeglang – Kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang memaksa sejumlah pengendara beralih membeli Pertamax yang harganya baru saja dinaikkan. Kondisi ini memicu keluhan di kalangan masyarakat karena harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli BBM non-subsidi di tengah situasi ekonomi yang sedang sulit.

Seorang pengendara motor asal Labuan, Muhammad Yunus, mengaku terpaksa membeli Pertamax karena tangki pengisian Pertalite di SPBU setempat dalam kondisi kosong sejak dirinya datang dari wilayah selatan. Kekosongan Pertalite serta kenaikan harga Pertamax yang mendadak dinilainya semakin menambah beban pengeluaran harian masyarakat kecil yang sedang mengalami keprihatinan ekonomi.

"Saya baru datang dari selatan begitu masuk sini mau beli Pertalite kosong, terpaksa beli Pertamax," kata Yunus, Sabtu 13 Juni 2026.

Masyarakat merasa kecewa dengan kebijakan penyesuaian harga energi yang berbarengan dengan tersendatnya distribusi BBM bersubsidi di lapangan. Lonjakan harga Pertamax dari Rp.12.300 menjadi 16.250 per liter dirasakan sangat memberatkan konsumen.

Menurut Yunus bagi masyarakat pemilik kendaraan bermotor sepertinya, ketersediaan bahan bakar jenis Pertalite menjadi tumpuan utama untuk mendukung mobilitas harian mereka. Kosongnya stok produk subsidi tersebut membuat warga tidak memiliki pilihan lain selain membeli produk non-subsidi yang harganya jauh lebih tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....