Pedagang Daging Iduladha Ramai, Pembeli Justru Sepi
- 26 Mei 2026 09:37 WIB
- Banten
Video
RRI.CO.ID, Lebak - Menjelang Hari Raya Iduladha, aktivitas penjualan daging sapi dan kerbau di kawasan Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mulai ramai. Puluhan pedagang dadakan terlihat membuka lapak di sekitar area pasar sejak H-2 Iduladha.
Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat sekitar 22 lapak pedagang daging sapi dan kerbau yang berjualan di luar bangunan pasar namun masih berada di kawasan Pasar Rangkasbitung. Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan hari biasa.
Pada hari normal, pedagang daging sapi dan kerbau di Pasar Rangkasbitung hanya berjumlah dua lapak dan seluruhnya berada di dalam pasar. Ramainya pedagang musiman ini menjadi pemandangan yang selalu muncul menjelang hari besar keagamaan, khususnya Idulfitri dan Iduladha.
Selain jumlah pedagang yang meningkat, harga daging sapi dan kerbau juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Saat ini harga daging berada di kisaran Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram. Padahal pada hari biasa harga daging sapi dan kerbau hanya berkisar Rp130 ribu hingga Rp145 ribu per kilogram. Kenaikan harga tersebut membuat sebagian masyarakat memilih mengurangi pembelian daging untuk kebutuhan Lebaran.
Meski lapak penjual ramai, kondisi berbeda justru terlihat dari jumlah pembeli yang datang. Banyak pedagang mengaku penjualan tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Salah seorang pedagang daging sapi dan kerbau, Lukman mengatakan, kondisi pasar menjelang Iduladha kali ini jauh lebih sepi. Ia mengaku sudah menyiapkan stok daging cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurut Lukman, dirinya menyediakan stok dari tiga ekor sapi dan kerbau untuk dijual selama dua hari, yakni H-2 dan H-1 Iduladha.
Namun hingga siang hari, penjualan belum menunjukkan peningkatan signifikan. “Kalau dibanding tahun lalu sekarang jauh lebih sepi. Pembeli ada, tapi tidak sebanyak biasanya,” kata Lukman saat ditemui di kawasan Pasar Rangkasbitung, Senin, 25 Mei 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....