Gedung Terpadu Sekolah Rakyat Lebak Siap Digunakan Tahun Ajaran Baru 2026

  • 03 Mei 2026 21:48 WIB
  •  Banten
Video

RRI.CO.ID, Lebak - Pembangunan gedung Sekolah Rakyat Terpadu permanen di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, saat ini tengah berlangsung dan ditargetkan rampung pada Juni 2026. Gedung tersebut direncanakan mulai digunakan pada tahun ajaran baru 2026 sebagai pusat kegiatan belajar mengajar bagi siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria, menyampaikan kehadiran sekolah terpadu ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya dari keluarga kurang mampu. Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam pemerataan pendidikan.

“Pembangunan gedung sekolah rakyat terpadu ini kami targetkan selesai pada bulan Juni 2026 agar bisa langsung dimanfaatkan pada tahun ajaran baru,” ujar Lela di Rangkasbitung, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia menjelaskan, siswa yang akan menempuh pendidikan di sekolah tersebut mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Seluruh proses belajar mengajar direncanakan berlangsung dalam satu kawasan terpadu, termasuk dengan fasilitas asrama bagi para siswa.

“Para siswa dari tingkat SD sampai SMA dipastikan akan mulai belajar di sekolah terpadu ini pada tahun ajaran baru mendatang,” katanya.

Meski demikian, Lela mengakui pada tahap awal operasional, kegiatan belajar mengajar kemungkinan baru akan memanfaatkan fasilitas utama seperti ruang kelas dan asrama. Sedangkan sejumlah fasilitas pendukung lainnya masih dalam tahap penyelesaian.

“Untuk tahap awal, kami fokus pada penyelesaian gedung sekolah dan asrama terlebih dahulu. Fasilitas pendukung lainnya akan menyusul,” ucapnya.

Di sisi lain, proses penerimaan siswa baru juga tengah dipersiapkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Lebak. Melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pihaknya saat ini melakukan verifikasi data calon siswa.

Verifikasi tersebut difokuskan pada keluarga kurang mampu yang masuk dalam kategori desil satu dan desil dua. Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa program sekolah rakyat tepat sasaran.

“Kami sedang melakukan verifikasi data calon siswa dari keluarga tidak mampu, khususnya desil satu dan dua. Targetnya selesai pada akhir Mei 2026,” kata Lela.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....