Kasepuhan Cisitu akan Gelar Panen Raya
- 04 Apr 2026 21:35 WIB
- Banten
Poin Utama
- Kasepuhan Cisitu akan melaksanakan panen raya padi
- Tradisi panen padi dengan menggunakan metode etam dengan alat ani ani
- Masyarakat ada memiliki cara sendiri dalam mempertahankan ketahanan pangan dengan menyimpan hasil panen di leuit
Video
RRI.CO.ID, Lebak - Masyarakat adat Kasepuhan Cisitu yang terletak di Banten Kidul tepatnya di Desa Kujang Sari dan Desa Situmulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, akan melaksanakan panen raya padi pada Senin, 6 April 2026.
Dalam pelaksanaan panen raya atau biasa disebut istilah dalam bahasa sunda "Dibuat" , memilik tradisi tersendiri untuk menjaga ketahan pangan. Caranya adalah dengan mengikat gabah berbentuk pocong untuk disimpan di lumbung padi atau leuit.
Gabah-gabah tersebut merupakan hasil panen raya serentak pada luas 2.500 hektare sawah milik masyarakat adat. Sebelumnya oleh warga adat, padi hasil dijemur terlebih dahulu untuk pengeringan selambat-lambatnya 15 hari tergantung cuaca.
Di Adat Kasepuhan Cisitu, masih menjalankan tradisi yang diwariskan turun-temurun, mulai dari cara memanen dengan metode dietem atau memanen padi menggunakan alat tradisional bernama ani-ani. Lalu menyimpan gabah-gabah tersebut di leuit. keberadaan Leuit atau lumbung padi juga menjadi salah satu ornamen yang sangat penting bagi warga adat Kasepuhan sebagai tempat ketahanan pangan mereka.
Kepala Dinas Pertanian Kebupaten Lebak, Rahmat Yuniar, berharap kegiatan panen raya kasepuhan Cisitu ini akan memberikan hasil yang maksimal sehingga dapat mendukung program ketahanan pangan pemerintah pusat, khususnya untuk masyarakat di Kabupaten Lebak sendiri.
"Semoga panen raya atau dibuat ini sukses dilaksanakan berkah dan mendapatkan hasil panen yang luar biasa banyak, sehingga dapat mendukung program astacita presiden dalam ketahanan pangan. Khususnya untuk Kabupaten Lebak dapat tercapai, " ujar Rahmat Yuniar, Sabtu, 4 April 2026.
Selain memiliki makna solidaritas dan budaya gotong royong yang tinggi, leuit juga sebagai simbol keberkahan dan kesejahteraan masyarakat adat dalam menjaga ketahanan pangan sehari-hari di masa yang akan datang.
Ada keunikan tersendiri sebelum panen raya digelar di Kasepuhan Cisitu, mereka berkumpul untuk melakukan beberapa rangkaian kegiatan, seperti melakukan ritual adat, menumbuk-numbukan halu, pada lesung sambil dipadu musik tradisional khas adat Banten Kidul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....