Makam Keramat Palsu di Pandeglang Dibongkar
- 30 Mar 2026 16:50 WIB
- Banten
Video
RRI.CO.ID, Pandeglang - Sebuah makam keramat di wilayah Blok Hunjuran, Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, dibongkar karena diduga palsu, pada Senin, 30 Maret 2026. Pembongkaran ini dilakukan pemerintah desa setempat bersama tokoh masyarakat dan ulama, karena keberadaan makam tersebut dinilai tidak memiliki silsilah serta asal-usul yang jelas. Pembongkaran dilakukan guna menghindari potensi penyimpangan akidah di tengah masyarakat.
Kepala Desa Panjangjaya, Saripudin mengonfirmasi, pihak desa sebelumnya telah berupaya melakukan tabayun atau klarifikasi kepada oknum yang diduga membangun makam tersebut. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, orang yang bersangkutan tidak mampu memberikan penjelasan medis maupun historis terkait siapa yang dimakamkan di lokasi itu. Lantaran teguran tidak diindahkan, Ia pun bersama warga dan aparatur desa memutuskan untuk meratakan bangunan makam tersebut secara gotong royong.
"Kami khawatir arahnya ke hal negatif atau kemusyrikan karena asal-usulnya tidak jelas. Kalau silsilahnya jelas tentu kami dukung, tapi karena ini tidak bisa dipertanggungjawabkan, maka hari ini kami lakukan pembongkaran berdasarkan kesepakatan bersama," ujar Saripudin, Senin 30 Maret 2026.
Saripudin menegaskan bahwa kekhawatiran utama pihak desa adalah munculnya praktik kemusyrikan jika keberadaan makam misterius tersebut dibiarkan tanpa pengawasan. Menurutnya, jika sebuah makam memiliki sejarah yang valid dan silsilah yang dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah desa pasti akan mendukung sebagai bentuk pelestarian religi. Namun, dalam kasus ini, Ia menyebut ketidakjelasan identitas makam justru dikhawatirkan akan memicu aktivitas negatif yang merugikan masyarakat sekitar.
Senada dengan pemerintah desa, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Panjangjaya, Suhendi, menyatakan bahwa keberadaan makam baru ini terungkap berdasarkan laporan warga yang merasa curiga. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, menurutnya tidak ada satu pun pihak yang berani menjelaskan siapa yang bertanggung jawab atas pembangunan makam di Blok Hunjuran tersebut. Hal ini memperkuat dugaannya bahwa makam tersebut sengaja dibuat untuk tujuan tertentu yang tidak berlandaskan pada fakta sejarah maupun syariat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....