Harga Ayam Rangkabitung Masih Tinggi Pasca-Lebaran
- 28 Mar 2026 14:12 WIB
- Banten
Poin Utama
- Harga daging ayam paska lebaran di Lebak masih tinggi
- Tinghinya harga daging ayam pengaruhi daya beli masyarakat
Video
RRI.CO.ID, Lebak - Pasca-Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga daging ayam di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, masih tergolong tinggi. Hingga saat ini, harga ayam potong bertahan di angka Rp45 ribu per kilogram. Kondisi ini berbeda dibandingkan sebelum Idulfitri, di mana harga daging ayam berada di kisaran Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Rangkasbitung, Oji, mengatakan bahwa lonjakan harga sudah terjadi sejak beberapa hari menjelang Lebaran, Sabtu, 28 Maret 2026. Dan memengaruhi daya beli masyarakat, paska lebaran. Menurutnya, peningkatan permintaan pada menjelang Idulfitri, menjadi salah satu faktor utama kenaikan harga.
Ia menjelaskan, selain daging ayam, harga jeroan juga mengalami kenaikan. Salah satunya adalah hati dan ampela ayam yang banyak dicari pembeli. Kenaikan harga ini membuat sebagian konsumen mengurangi jumlah pembelian. Namun, permintaan masih relatif stabil meski harga belum kembali normal.
Pedagang lain di pasar yang sama, Rizal, mengaku telah menjual ayam dengan harga normal sejak beberapa hari terakhir. Ia menyebut harga sudah kembali ke Rp38 ribu per kilogram.
Menurut Rizal, stabilnya harga di lapaknya dipengaruhi oleh pasokan yang mulai kembali lancar setelah Lebaran. Hal ini membuat harga lebih terkendali. Dalam sehari, Rizal mengaku mampu menjual antara 75 hingga 100 kilogram daging ayam potong.
Penjualan tersebut dinilai cukup stabil meski terjadi perbedaan harga di pasar. Perbedaan harga antar pedagang ini menunjukkan bahwa kondisi pasar belum sepenuhnya stabil. Faktor distribusi dan stok menjadi penentu utama harga di lapangan.
Di sisi lain, harga daging sapi dan kerbau di Pasar Rangkasbitung masih terpantau stabil. Hingga saat ini, harga kedua komoditas tersebut bertahan di angka Rp160 ribu per kilogram.
Rini ibu rumah tangga warga Cibadak mengatakan tingginya harga daging ayam saat ini membuatnya sementara memilih tidak membeli dan beralih ke tahu tempe yang harganya masih terjangkau. Ia berharap Pemerintah daerah terus memantau harga bahan pokok agar tetap terkendali pasca-Lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....