Polres Pandeglang Gelar Gerakan Pangan Murah Ramadan
- 13 Mar 2026 17:34 WIB
- Banten
Video
RRI.CO.ID, Pandeglang - Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang menggandeng Bulog menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi di bulan Ramadan pada Jumat 13 Maret 2026. Langkah strategis ini dilakukan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Berbagai komoditas pangan dijual dengan harga di bawah standar pasar sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli warga di tengah fluktuasi harga sembako.
Kapolres Pandeglang, AKBP Dhyno Indra Setyadi, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak kepolisian di Indonesia untuk memastikan ketersediaan pangan terjangkau. Ia mengatakan masyarakat dapat mengakses kebutuhan seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, hingga daging dengan selisih harga mencapai Rp10.000 dibandingkan harga pasaran. Menurutnya stok pangan dipasok langsung dari gudang Bulog Lebak di Rangkasbitung dan akan terus ditambah secara berkelanjutan selama kegiatan berlangsung hingga sore hari.
"Kegiatan ini dalam rangka mengimbangi inflasi harga sembako. Selain itu, kami ingin membantu warga masyarakat agar dapat membeli kebutuhan persiapan Lebaran dengan harga jauh di bawah pasar," ujarnya, Jumat 13 Maret 2026.
Ia merinci komoditas yang paling diminati warga adalah beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dibanderol Rp60.000 per kemasan. Selain beras, minyak goreng kemasan dua liter dijual seharga Rp30.000, sedangkan gula pasir dan tepung terigu masing-masing dipatok Rp14.000 serta Rp10.000 per kilogram. Penurunan harga ini menurutnya sengaja dilakukan agar persiapan lebaran warga Pandeglang tidak terhambat oleh kenaikan harga yang biasanya terjadi di pasar tradisional.
Melalui skema bazar ini ia harap dapat membantu warga dalam mempersiapkan perayaan Lebaran tanpa terbebani biaya tinggi. Menurut Dhyno, pemantauan terhadap fluktuasi harga akan terus dilakukan Polres guna memastikan tidak ada lonjakan yang memberatkan konsumen di wilayah Pandeglang.