Masjid Ar Rohimah Pusat Aktivitas Warga Relokasi Waduk Karian
- 10 Mar 2026 11:31 WIB
- Banten
Video
RRI.CO.ID,Lebak - Kampung Susukan Baru di Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira, bisa dikatakan sebagai sebuah perkampungan baru. Permukiman ini dihuni warga yang direlokasi dari Kampung Susukan lama akibat terdampak pembangunan Waduk Karian sekitar empat tahun lalu.
Di kampung tersebut kini tinggal sekitar 300 kepala keluarga yang memulai kehidupan baru setelah tempat tinggal mereka sebelumnya ditenggelamkan oleh pembangunan waduk.
Di tengah perkampungan itu berdiri sebuah masjid bernama Masjid Ar Rohimah, yang oleh warga setempat lebih akrab disebut Masjid Ar Rohim. Masjid ini menjadi pengganti masjid lama yang ikut tenggelam bersama kampung asal mereka.
Bangunan masjid bernuansa putih dan hijau itu berdiri di atas lahan seluas sekitar 15 x 20 meter persegi atau sekitar 300 meter persegi. Masjid tersebut dibangun oleh pihak ketiga sebagai fasilitas pengganti bagi warga yang direlokasi.
Masjid Ar Rohimah didirikan sekitar tahun 2022 di kawasan relokasi Kampung Susukan Baru. Sejak saat itu, masjid ini menjadi pusat kegiatan ibadah bagi masyarakat sekitar.
Menurut pengurus masjid, Wahyudin, masjid tersebut mampu menampung sekitar 300 jamaah sekaligus. Kapasitas itu biasanya terisi penuh terutama saat bulan Ramadan, Selasa, 9 Maret 2026.
Ia menambahkan, masjid tersebut tidak hanya digunakan untuk kegiatan ibadah semata. Berbagai kegiatan sosial masyarakat juga kerap dilakukan di tempat tersebut.
Tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat setempat, Haji Dudi Rusdi, mengatakan masjid memiliki peran penting dalam kehidupan warga Kampung Susukan Baru yang masih terus membangun kebersamaan setelah proses relokasi.
Letak Masjid Ar Rohimah juga terbilang strategis. Bangunan tersebut berada di persimpangan beberapa gang pemukiman warga, yakni Gang Jabon, Gang Buntara, dan Gang Cimangge, sehingga mudah diakses masyarakat.
Meski berada di dalam perkampungan, masjid ini juga kerap menjadi tempat singgah bagi masyarakat dari luar daerah yang melintas untuk melaksanakan sholat berjamaah.
Namun sayangnya, meski tergolong bangunan baru, kondisi masjid kini mulai mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang sudah mengalami kebocoran. Saat musim hujan, air kerap menetes cukup deras dari langit-langit masjid sehingga mengganggu kenyamanan jamaah yang sedang beribadah.
Para pengurus masjid dan tokoh masyarakat berharap kondisi tersebut dapat segera mendapat perhatian dari pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....