Tiga Dekade Sidik Mengadu Nasib dengan Jualan Pempek
- 03 Mar 2026 14:54 WIB
- Banten
Video
RRI.CO.ID, Lebak - Suara azan Magrib berkumandang di langit , menandakan waktu berbuka puasa telah tiba. Namun di sudut Pasar Rangkasbitung, Sidik masih setia melayani para pembeli pempek dagangannya.
Di sela kesibukan, pria 44 tahun itu meneguk air untuk membatalkan puasa, lalu kembali membungkus pesanan. Senyum tak lepas dari wajahnya, meski tangannya terus bergerak melayani pelanggan yang datang silih berganti, Selasa 3 Maret 2026.
Sudah 30 tahun Sidik menekuni usaha pempek di pasar tersebut. Sejak remaja, warga Kecamatan Warunggunung ini menggantungkan hidup dari jualan yang kini menjadi sumber nafkah bagi keluarganya. Ia mengaku, perjalanan berdagang tak selalu mudah.
Ada kalanya dagangan tak habis terjual dan harus dibawa pulang. Setiap hari, Sidik mulai berjualan selepas salat Zuhur hingga dagangannya habis. Saat Ramadan, sang istri setia mendampingi, membantu melayani pembeli yang mencari menu berbuka puasa.
Meski sibuk berdagang, Sidik tak melupakan kewajiban beribadah. Saat azan berkumandang, ia dan istrinya bergantian menunaikan salat di musala pasar.
Dari hasil berjualan selama tiga dekade, Sidik kini mampu memiliki rumah sendiri dan menyekolahkan anak pertamanya ke pondok pesantren di Kota Bogor.
Bagi Sidik, ketekunan dan kesabaran adalah kunci bertahan. Di balik gerobak sederhana, ia terus berharap diberi kesehatan agar dapat beribadah dan mencari rezeki demi keluarga tercinta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....