Pedagang Pakaian Pasar Badak Pandeglang Keluhkan Penurunan Pembeli
- 01 Mar 2026 13:40 WIB
- Banten
Video
RRI.CO.ID, Pandeglang - Kondisi perdagangan pakaian di Pasar Badak Pandeglang pada Ramadan 1447 Hijriah terpantau masih sepi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Para pedagang mengeluhkan penurunan jumlah kunjungan warga yang datang untuk mencari perlengkapan baju lebaran. Meski sudah memasuki pekan kedua puasa, aktivitas transaksi belum menunjukkan lonjakan signifikan karena daya beli masyarakat dinilai masih tertahan faktor ekonomi.
Salah seorang pedagang baju di Pasar Badak, Adil menyebutkan kunjungan harian saat ini hanya berkisar 20 orang, dengan angka penjualan yang jauh lebih kecil. Menurutnya, situasi ini sangat berbeda dengan pengalaman tahun sebelumnya karena satu minggu setelah puasa suasana pasar sudah sangat ramai. Menurutnya fenomena gempuran belanja daring melalui platform media sosial dituding menjadi penyebab utama merosotnya omzet pedagang pasar tradisional.
"Lumayan mulai ada yang cari baju, tapi banyak menurun dari tahun yang lalu. Mungkin efek karena belum gajian tanggal muda atau krisis ekonomi, jadi pengunjung yang lewat ada 20 orang tapi yang beli paling hanya lima," ujar Adil, Sabtu 28 Februari 2026.
Menurutnya tren pencarian baju saat ini masih didominasi oleh produk gamis, baju muslim dan setelan anak-anak yang menjadi kebutuhan rutin menjelang Idulfitri. Namun, Adil mengamati adanya persaingan harga yang tidak sehat akibat kemunculan barang-barang murah dari platform online yang merusak harga pasar. Ia berharap pemerintah bisa memberikan kebijakan sementara untuk membatasi aktivitas belanja daring khusus selama bulan Ramadan guna menghidupkan kembali pasar fisik.
Ia memperkirakan kunjungan pembeli akan menunjukkan tren kenaikan pada sepuluh hari menjelang Lebaran. Momentum tersebut dianggapnya bertepatan dengan cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) yang diharapkannya mampu mendongkrak daya beli masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....