Transmigrasi Patriot Fokus Pindahkan SDM Unggul

  • 22 Feb 2026 14:36 WIB
  •  Banten
Video

RRI.CO.ID, Serang - Kementerian Transmigrasi meluncurkan program Transmigrasi Patriot guna memastikan perpindahan penduduk bukan sekadar perpindahan fisik manusia. Program ini menitikberatkan pada pengiriman sumber daya manusia yang memiliki keunggulan intelektual serta keterampilan teknis untuk membangun daerah tujuan. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah transformasi agar kawasan transmigrasi mampu berkembang lebih cepat dengan sokongan tenaga ahli.

Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan pembangunan nasional harus bertumpu pada pondasi pembangunan manusia yang kuat. Visi ini diselaraskan dengan pola kolaborasi dengan berbagai pusat pendidikan unggulan agar bisa mencetak patriot-patriot transmigrasi masa depan.

Upaya ini diharapkannya mampu mengubah stigma transmigrasi yang selama ini hanya dianggap sebagai upaya pemerataan jumlah penduduk semata. Pemerintah menginginkan para transmigran mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi serta perbaikan ekonomi di wilayah baru.

"Kami meluncurkan program transmigrasi patriot. Tidak bisa lagi hanya sekadar memindahkan orang, tapi yang dipindahkan adalah sumber daya manusia unggul supaya bisa membangun daerahnya lebih baik," ujar Iftitah, Sabtu 21 Februari 2026.

Pembangunan manusia menjadi fondasi mutlak dalam menyokong keberhasilan pembangunan nasional di masa depan. Iftitah Sulaiman menyatakan, penyiapan individu yang berkualitas merupakan syarat utama bagi keberlanjutan ekonomi di wilayah transmigrasi. Program Transmigrasi Patriot didesain untuk memastikan setiap peserta memiliki kapasitas sebagai penggerak kemajuan di wilayah baru.

Implementasi program ini direncanakan menyasar berbagai wilayah potensial yang membutuhkan sentuhan inovasi dari tenaga muda terdidik. Pemerintah optimis keberadaan transmigran yang dibekali kemampuan khusus akan mempercepat pemerataan kesejahteraan di seluruh nusantara. Peningkatan kualitas SDM tetap menjadi harga mati dalam setiap kebijakan pembangunan kewilayahan pemerintah saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....