Peran Strategi Pers Sebagai Kontrol Sosial

  • 07 Feb 2026 18:54 WIB
  •  Banten
Video

RRI.CO.ID, Kota Serang - ​Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menekankan pentingnya fungsi pers sebagai instrumen kontrol sosial dan jembatan aspirasi antara rakyat dengan penguasa. Menurutnya pers memiliki kecepatan dalam mendistribusikan informasi, baik melalui kanal digital maupun siaran langsung, guna memastikan keluhan warga segera sampai ke telinga pemangku kebijakan. Kehadiran media massa dinilainya menjadi vital untuk mengawal akuntabilitas pembangunan daerah, terutama menyangkut fasilitas publik.

Menurut Dimyati ​fungsi kontrol ini sangat efektif dalam memitigasi keterlambatan penanganan masalah infrastruktur, seperti kerusakan jalan yang sering dikeluhkan masyarakat. Melalui publikasi media yang akurat, isu-isu di tingkat akar rumput dapat terviralkan secara positif sehingga memicu respons cepat dari instansi terkait. Mekanisme ini dinilainya lebih inklusif dibandingkan agenda formal seperti coffee morning yang pesertanya cenderung terbatas pada kalangan tertentu saja.

Ia pun menyebut ​integrasi program RRI seperti "Halo RRI" menjadi wadah krusial bagi publik untuk menyampaikan aduan terkait layanan umum. Sinergi antara media dan pemerintah diharapkannya mampu memperpendek birokrasi komunikasi yang selama ini dianggap kaku. Dimyati berkomitmen terus mendukung penguatan lembaga penyiaran publik agar terus melahirkan program-program yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

​"Pers itu adalah jembatan antara penguasa dengan rakyat, tengah-tengahnya adalah sosial kontrol. Kalau ada jalan rusak, kasih tahu pers, nanti akan naik dan viral," kata Dimyati, Sabtu 7 Februari 2026.

​Namun demikian ia menekankan penyebaran informasi oleh insan pers harus tetap berpijak pada nilai-nilai kebenaran guna menangkal persebaran berita bohong atau hoaks. Ia mengatakan akurasi menjadi harga mati dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pers di tengah membanjirnya informasi di media sosial. Menurutnya hal tersebut sudah sesuai dengan marwah Hari Pers Nasional yang mengedepankan integritas dalam setiap karya jurnalistik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....