Pemkab Pandeglang Pangkas Target PAD Pariwisata 2026

  • 31 Jan 2026 16:59 WIB
  •  Banten
Video

RRI.CO.ID, Pandeglang - Ketimpangan antara nilai aset dengan nilai bisnis aktual menjadi tantangan utama dalam penyerapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata Pandeglang. Penetapan target tinggi pada tahun-tahun sebelumnya dinilai lahir dari hasil penilaian lembaga yang mengacu pada nilai aset, bukan kemampuan bisnis objek wisata. Hal ini berdampak pada sulitnya mencapai target yang dibebankan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang.

Kepala Disparbud Pandeglang, Rahmat Zultika mengungkapkan ketidaktercapaian target di objek wisata Cikoromoy merupakan bukti adanya selisih besar antara ekspektasi dan realita. Menurutnya target Rp350 juta yang dibebankan pada tahun 2025 sulit terpenuhi karena produktivitas ekonomi di lokasi tersebut tidak mencapai angka yang diprediksi. Kondisi ini membuat performa capaian PAD terlihat menurun padahal aset tetap beroperasi.

Proses penyesuaian target Disparbud pada tahun 2026 menjadi langkah strategis guna meminimalisir rapor merah dalam penyerapan pendapatan daerah. Pemerintah daerah kini lebih berhati-hati dalam memetakan potensi bisnis dari dua DTW kelolaan, yakni Cikoromoy dan Cisolong. Rasionalisasi target menjadi Rp670 jutaan dianggap sebagai jalan tengah untuk menyesuaikan kemampuan daya serap pasar pariwisata.

Disparbud pun mengakui bahwa pengelolaan objek wisata milik pemerintah memiliki batasan ruang gerak bisnis yang berbeda dengan swasta. Penyerapan retribusi sangat bergantung pada volume kunjungan dan efektivitas pengelolaan di pintu masuk wisata. Tanpa adanya sinkronisasi antara nilai penilaian aset dengan daya beli masyarakat, menurut Rahmat target tinggi akan selalu sulit ditembus.

"Mungkin itu dulu nilai aset, tapi kenyataannya nilai bisnis dari Cikoromoy tidak segitu. Itu mungkin dari penilaian lembaga yang menilai," kata Rahmat, Sabtu 31 Januari 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....