Kemenag Lebak Dorong Edukasi Haji sejak Dini
- 07 Okt 2026 05:44 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Badrusalam, menghadiri kegiatan Simulasi Peragaan Manasik Haji Anak Raudhatul Athfal (RA) Zona 5 dan 6, Selasa 6 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di KBIH Mulyajati, Cikole, Kabupaten Pandeglang, dan diikuti ratusan anak RA dari sejumlah lembaga di wilayah Kabupaten Lebak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Lebak, Slamet, Ketua Pokjawas, Nuryahya, Ketua PD IGRA Kabupaten Lebak, Wawat Yuliawati, serta jajaran PC IGRA Kecamatan Banjarsari, Malingping, dan Wanasalam. Ketua Panitia, Rosmawati, menyampaikan , Simulasi Peragaan Manasik Haji Anak RA Zona 5 dan 6 diikuti sebanyak 650 peserta yang berasal dari 29 lembaga RA.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Mengenalkan Rukun Islam ke-5, Mengajarkan Kesabaran, Keikhlasan dan Kemandirian.” Kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak RA untuk mengenal pelaksanaan ibadah haji melalui metode praktik dan simulasi yang disesuaikan dengan usia mereka.
Simulasi manasik haji juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan untuk Zona 1, 2, 3, dan 4 pada 29 September 2026. Kegiatan sebelumnya tersebut berlangsung di Wisata Air Tirta Persada DM Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, dengan melibatkan peserta dari sejumlah lembaga RA di Kabupaten Lebak.
Kepala Kemenag Lebak, Badrusalam, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan manasik haji bagi anak-anak RA tersebut. Simulasi manasik haji merupakan sarana edukasi yang baik untuk mengenalkan salah satu Rukun Islam, yakni ibadah haji kepada anak-anak sejak usia dini.
“Anak-anak kita melalui kegiatan ini dikenalkan dengan Rukun Islam yang kelima. Ini menjadi pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga, tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi orang tua yang mungkin belum berkesempatan melaksanakan ibadah haji,” ujar Badrusalam.
Ia menilai pengenalan nilai-nilai keagamaan melalui pengalaman langsung akan lebih mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak. Karena itu, kegiatan manasik haji tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai tata cara ibadah, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter bagi peserta didik.
Badrusalam berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman positif sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak sejak usia dini. “Semoga kegiatan ini menjadi pelajaran yang berharga bagi anak-anak kita. Mari kita tanamkan sejak dini tentang ibadah haji, kesabaran, keikhlasan, kemandirian, dan pentingnya menjalankan ajaran agama,” katanya.
Ia juga mengajak para orang tua dan guru untuk memberikan dukungan penuh kepada anak-anak selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan simulasi manasik haji. “Kepada ibu dan bapak, mari kita dukung kegiatan ini agar anak-anak dapat mengikuti seluruh rangkaian simulasi dengan baik. Mudah-mudahan apa yang mereka pelajari hari ini dapat bermanfaat dan menjadi bekal bagi mereka di masa yang akan datang,” ujarnya.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Lebak, Slamet, menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji anak RA memiliki nilai edukatif yang penting dalam pembentukan karakter dan pengenalan nilai-nilai keislaman sejak dini. Praktik secara langsung membuat anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang tata cara ibadah haji, tetapi juga belajar mengenai kedisiplinan, kesabaran, ketertiban, kebersamaan, dan kemandirian.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan lebih banyak lembaga RA di Kabupaten Lebak. Dengan demikian, pembelajaran keagamaan bagi anak usia dini dapat dikemas secara menarik, menyenangkan, dan memberikan pengalaman yang bermakna.
Ketua PD IGRA Kabupaten Lebak, Wawat Yuliawati, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Simulasi Peragaan Manasik Haji Anak RA Zona 5 dan 6.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai pelaksanaan ibadah haji.
“Semoga anak-anak mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan kegembiraan. Apa yang mereka lihat, dengar, dan praktikkan hari ini mudah-mudahan menjadi pengalaman yang berkesan serta menanamkan kecintaan mereka terhadap ajaran Islam sejak dini,” ucapnya.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak RA Kabupaten Lebak diharapkan semakin mengenal Rukun Islam yang kelima dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan ibadah haji. Selain pengetahuan keagamaan, kegiatan ini diharapkan turut membentuk generasi yang memiliki karakter sabar, ikhlas, mandiri, disiplin, mampu bekerja sama, serta mencintai nilai-nilai keislaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....