Ribuan Anak Ikuti Peragaan Manasik Haji RA Kabupaten Lebak 2026
- 29 Sep 2026 19:41 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak — Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Lebak menggelar Peragaan Manasik Haji Raudhatul Athfal (RA) Kabupaten Lebak Tahun 2026, Selasa,29 September 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Petualangan Anak Sholeh & Solehah Menuju Baitullah” tersebut dilaksanakan di Wisata Air Tirta Persada DM Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, dan berlangsung semarak dengan diikuti ribuan peserta.
Sebanyak 118 lembaga RA dari sembilan kecamatan di Kabupaten Lebak turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Total peserta yang mengikuti peragaan manasik haji mencapai 2.488 anak. Peserta berasal dari Kecamatan Rangkasbitung, Kalanganyar, Cibadak, Warunggunung, Sajira, Cipanas, Cikulur, Maja, dan Cimarga. Mereka mengikuti berbagai tahapan peragaan ibadah haji dengan didampingi guru dan orang tua.
Ketua PD IGRA Kabupaten Lebak, Wawat Yuliawati, mengatakan kegiatan peragaan manasik haji merupakan bagian dari pembelajaran keagamaan yang diberikan kepada anak-anak RA melalui metode praktik secara langsung. “Alhamdulillah, kegiatan Peragaan Manasik Haji RA Kabupaten Lebak tahun ini diikuti oleh 118 lembaga dengan jumlah peserta 2.488 anak dari sembilan kecamatan,” ujar Wawat.
Pembelajaran melalui praktik diharapkan dapat membuat anak lebih mudah mengenal dan memahami rangkaian ibadah haji. Selain memperoleh pengetahuan, anak-anak juga mendapatkan pengalaman yang menyenangkan selama mengikuti kegiatan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada anak-anak tentang rangkaian ibadah haji sejak usia dini,” katanya. Ia menambahkan, kegiatan manasik haji tidak hanya bertujuan mengenalkan tata cara ibadah haji kepada anak-anak. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan berbagai nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
“Manasik bukan hanya sekadar memperkenalkan rangkaian ibadah haji, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, kebersamaan, kesabaran, dan kecintaan kepada Allah SWT serta Baitullah,” ujar Wawat. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lebak, Badrusalam, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, khususnya PD IGRA Kabupaten Lebak, yang telah menyelenggarakan kegiatan peragaan manasik haji tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, khususnya PD IGRA Kabupaten Lebak, yang telah menyelenggarakan kegiatan Peragaan Manasik Haji ini,” kata Badrusalam saat membuka kegiatan secara resmi. Kegiatan semacam itu memiliki nilai penting dalam memberikan pembelajaran agama kepada anak-anak sejak usia dini.
Pembelajaran yang dilakukan melalui praktik dinilai dapat memberikan pengalaman yang lebih mudah dipahami oleh peserta didik.n“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memberikan pembelajaran keagamaan kepada anak-anak sejak usia dini,” ujarnya.
Badrusalam menjelaskan, ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima. Karena itu, pengenalan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji sejak usia dini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap ajaran Islam. “Semoga melalui kegiatan ini anak-anak kita dapat mengenal dan memahami rangkaian ibadah haji dengan cara yang menyenangkan,” ucapnya.
Ia juga berharap pengalaman yang diperoleh anak-anak dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari proses pendidikan yang membekas hingga mereka dewasa. “Mudah-mudahan apa yang dipelajari hari ini menjadi bekal dan pengalaman bagi mereka di masa yang akan datang,” kata Badrusalam.
Badrusalam juga menyampaikan harapan agar anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut kelak memperoleh kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji secara langsung ke Tanah Suci. “Semoga kelak Allah SWT memberikan kesempatan untuk benar-benar melaksanakan ibadah haji ke Baitullah,” katanya.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Lebak, Slamet, mengatakan kegiatan manasik haji bagi anak RA merupakan bentuk pembelajaran berbasis praktik. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dapat mengenal tahapan ibadah haji secara langsung. “Hari ini kita belajar manasik, latihan. Mudah-mudahan nanti ketika sudah dewasa bisa berangkat haji,” ucap Slamet kepada para peserta.
Slamet menjelaskan, dalam kegiatan tersebut anak-anak dikenalkan dengan berbagai rangkaian manasik, mulai dari keberadaan Ka'bah miniatur hingga pelaksanaan tawaf dan sa'i. “Anak-anak akan bertemu dengan Ka'bah miniatur, melaksanakan tawaf, sa'i dan rangkaian manasik lainnya. Semoga semuanya menjadi bekal bagi adik-adik,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua PW IGRA Provinsi Banten, Teti Zahrotul Hayat. Ia menilai kegiatan peragaan manasik haji menjadi momentum penting dalam memberikan pendidikan agama kepada anak usia dini dengan suasana yang menyenangkan. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan pengalaman dan pembelajaran yang bermakna bagi anak-anak,” kata Teti.
Teti berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak lembaga RA. Dengan demikian, semakin banyak anak yang memperoleh pengalaman belajar mengenai ibadah haji sejak usia dini.
“Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang sholeh dan sholehah, mencintai agamanya, serta memiliki semangat untuk menjalankan ajaran Islam,” ujarnya. Berdasarkan pantauan di lokasi, ribuan siswa RA mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
Anak-anak tampak mengenakan pakaian ihram dan mengikuti berbagai tahapan peragaan manasik, mulai dari mengenal Ka'bah miniatur, tawaf, sa'i, hingga rangkaian kegiatan lainnya. Kegiatan berlangsung semarak dengan pendampingan guru dan orang tua yang turut memberikan dukungan kepada putra-putrinya. Suasana edukatif, religius, dan penuh keceriaan mewarnai pelaksanaan Peragaan Manasik Haji RA Kabupaten Lebak Tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....