RS Mata Achmad Wardi Jadi Wakaf Produktif
- 28 Sep 2026 16:33 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DD di Kota Serang menjadi salah satu contoh pemanfaatan wakaf produktif untuk menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Program yang dikelola melalui kolaborasi Dompet Dhuafa dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) tersebut meraih Juara 1 kategori Program Wakaf Produktif Unggulan pada FESyar Jawa 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam Festival Ekonomi Syariah Jawa yang diselenggarakan Bank Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, pada 25 hingga 27 September 2026. Program Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DD sebelumnya menjadi finalis yang mewakili Banten dalam kompetisi ZISWAF Unggulan tingkat Pulau Jawa.
Direktur Utama Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DD, Pradipta Suarsyaf mengatakan, capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap wakif dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis wakaf. Menurutnya, pengelolaan wakaf secara produktif dapat memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Juara 1 Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa untuk kategori program wakaf unggulan adalah berkah untuk wakif dan penerima manfaat sekaligus bukti bahwa wakaf produktif yang dikelola dengan baik memberi dampak signifikan bagi masyarakat,” ujar Pradipta pada Senin, 28 September 2026.
Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DD berawal dari bangunan yang diwakafkan keluarga Achmad Wardi dengan BWI sebagai nazhir dan Dompet Dhuafa sebagai mitra pengelola. Pengembangan rumah sakit kemudian dilakukan dengan memanfaatkan dana wakaf dari para wakif Dompet Dhuafa dan BWI.
Rumah sakit tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan mata, tidak hanya untuk penanganan katarak tetapi juga penyakit mata lainnya. Rumah Sakit Mata Achmad Wardi juga dikembangkan sebagai pusat layanan retina dan glaukoma dengan dukungan fasilitas medis.
| Baca juga: Dompet Dhuafa Banten Juara Satu FESyar Jawa |
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Mokhlas Pidono mengatakan, penghargaan yang diterima di FESyar Jawa 2026 bukan menjadi tujuan utama dari pengelolaan program. Menurutnya, capaian tersebut justru menjadi motivasi untuk meningkatkan dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah atas capaian ini, namun bukan pada juaranya esensinya, melainkan pada motivasi untuk meningkatkan dan meluaskan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kehadiran Rumah Sakit Mata Achmad Wardi di Kota Serang turut membuka akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat, termasuk kelompok dhuafa. Pengembangan rumah sakit berbasis wakaf tersebut menunjukkan bahwa dana wakaf dapat dikelola menjadi aset produktif yang manfaatnya terus diberikan kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....