Perpustakaan Keliling Lebak Dorong Minat Baca Masyarakat

  • 28 Agt 2026 05:30 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Lebak, terus mengoptimalkan layanan perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan pelajar. Layanan tersebut dilakukan dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua yang menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten Lebak.

Kepala Bidang Perpustakaan Disperpusip Lebak Ibnu Wahidin mengatakan, perpustakaan keliling hampir setiap hari beroperasi untuk mendekatkan akses bahan bacaan kepada masyarakat. "Kita hampir setiap hari beroperasi perpustakaan keliling," kata Ibnu Wahidin di Lebak, Kamis, 27 Agustus 2026.

Layanan perpustakaan keliling menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menumbuhkan budaya membaca di tengah masyarakat. Saat ini, Disperpusip Lebak memiliki dua unit kendaraan perpustakaan keliling roda empat dan tiga unit kendaraan roda dua.

Khusus layanan menggunakan kendaraan roda dua, pengoperasiannya melibatkan para relawan dari Taman Baca Masyarakat (TBM). Ibnu mengatakan, keterlibatan relawan TBM membantu memperluas jangkauan pelayanan perpustakaan hingga ke wilayah yang sulit dijangkau.

"Perpustakaan keliling ini menjangkau masyarakat dan pelajar di daerah tertinggal, terutama di wilayah pedalaman Kabupaten Lebak," ujarnya, Kamis, 27 Agustus 2026. Keberadaan layanan tersebut dinilai penting karena masih terdapat masyarakat di daerah terpencil yang mengalami keterbatasan akses terhadap bahan bacaan.

Selama ini, masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan maupun fasilitas umum kesulitan memperoleh buku karena tidak tersedia perpustakaan di sekitar tempat tinggal mereka. "Kondisi masyarakat di daerah terpencil memang masih kesulitan mengakses buku karena tidak ada perpustakaan," kata Ibnu.

Karena itu, kendaraan perpustakaan keliling diharapkan dapat menjadi sarana alternatif untuk mendekatkan buku kepada masyarakat. Selain perpustakaan keliling, Disperpusip Lebak juga mengoptimalkan pelayanan Perpustakaan Saidjah Adinda yang berada di Rangkasbitung.

Perpustakaan tersebut membuka pelayanan kepada masyarakat mulai Senin hingga Sabtu setiap pekannya. Pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas perpustakaan untuk membaca berbagai koleksi buku mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Ibnu menyebutkan, rata-rata pengunjung Perpustakaan Saidjah Adinda mencapai sekitar 100 orang setiap hari. "Pengunjung rata-rata sekitar 100 orang, terdiri atas pelajar dan masyarakat umum," ujarnya.

Perpustakaan Saidjah Adinda memiliki koleksi sekitar 23 ribu judul dan 43 ribu eksemplar buku dari berbagai bidang pengetahuan. Koleksi tersebut meliputi buku keterampilan, ekonomi, kesehatan, agama, filsafat, cerita, pertanian, sosial hingga hukum yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi mahasiswa.

Disperpusip Lebak juga terus mendorong masyarakat untuk membudayakan gemar membaca karena kegiatan literasi dinilai dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. "Kami terus mendorong masyarakat membudayakan gemar literasi membaca karena dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia," kata Ibnu.

Selain menyediakan layanan membaca, Disperpusip Lebak setiap tahun menggelar berbagai perlombaan untuk menarik minat anak-anak dan pelajar terhadap kegiatan literasi. Kegiatan tersebut antara lain lomba bertutur, bercerita dan mewarnai gambar, serta gerakan literasi yang dilaksanakan di sekolah, perguruan tinggi, yayasan dan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).

Seorang pelajar SMA di Rangkasbitung, Wiwi mengatakan dirinya hampir setiap pekan mengunjungi Perpustakaan Saidjah Adinda untuk membaca buku. "Saya hampir setiap pekan membaca buku di Perpustakaan Saidjah Adinda karena gratis dan koleksi bukunya juga lengkap," kata Wiwi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....