Dompet Dhuafa Salurkan 8.000 Liter Air di Juhut
- 11 Agt 2026 05:59 WIB
- Banten
RRI.CO.ID Pandeglang – Musim kemarau membuat sejumlah wilayah di Banten masih mengalami keterbatasan akses air bersih. Kondisi tersebut turut dirasakan warga Kampung Mauk, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang.
Atas kondisi tersebut, Dompet Dhuafa Banten menyalurkan bantuan air bersih melalui program Sedekah Air untuk Kehidupan. Sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan menggunakan dua mobil tangki berkapasitas 4.000 liter.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga RT 01 dan RT 03 Kampung Mauk. Penyaluran air bersih itu memberikan manfaat bagi sekitar 360 jiwa yang mengalami keterbatasan akses air.
Amil Dompet Dhuafa Banten, Jutana, mengatakan kekeringan di sejumlah wilayah Banten menjadi salah satu alasan program tersebut terus dilakukan. Menurutnya, bantuan air bersih disalurkan ke daerah yang membutuhkan sesuai kondisi di lapangan.
“Beberapa bulan terakhir Banten dan sekitarnya dilanda kekeringan di beberapa wilayah. jadi kita punya program Air untuk Kehidupan yang disalurkan ke daerah-daerah yang saat ini kekurangan air,” ujar Jutana pada Senin, 10 Agustus 2026.
Jutana menambahkan, bantuan air bersih tersebut merupakan amanah dari para donatur Dompet Dhuafa Banten. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang ikut berkontribusi dalam gerakan membantu warga yang mengalami kesulitan air.
“Alhamdulillah hari ini sudah kita salurkan Air untuk Kehidupan dari donatur Dompet Dhuafa Banten. Semoga semakin banyak orang-orang baik yang bisa ikut menyalurkan air bersih,” ujarnya.
Melalui program Sedekah Air untuk Kehidupan, Dompet Dhuafa Banten mengajak masyarakat untuk ikut memberikan manfaat kepada warga yang membutuhkan. Dukungan melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dasar.
Bagi masyarakat Kampung Mauk, bantuan tersebut menjadi penopang kebutuhan air sehari-hari. Sebab, warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air dari sumber yang tersedia.
“Terima kasih untuk Dompet Dhuafa, karena di kampung kami setiap tahunnya kekurangan air. Untuk mengambil air juga sangat jauh, harus ke sumur,” kata warga Kampung Mauk, Ratih.
Ratih berharap bantuan serupa dapat kembali diberikan kepada masyarakat yang menghadapi persoalan kekurangan air. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dompet Dhuafa Banten atas bantuan yang diberikan kepada warga Kampung Mauk.
Penyaluran air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama menghadapi kondisi kekeringan. Selain itu, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses air bagi masyarakat di wilayah yang membutuhkan.
Bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Bantuan tersebut menjadi sumber kehidupan yang membantu warga menjalani aktivitas di tengah keterbatasan akses air.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....