Haflah Akhirussanah Sirojul Mustaqim Lulusan

  • 20 Jun 2026 22:16 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Mokhamad Apipi menghadiri kegiatan Haflah Akhirussanah, Milad, dan Tasyakuran Khataman Al-Qur'an Gelar di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Sirojul Mustaqim, Sabtu 20 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di yang berlokasi di Kampung Kebon Kalapa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak.

Acara digelar sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan siswa MTs dan MA, keberhasilan santri menyelesaikan hafalan Al-Qur'an, serta khataman kitab yang telah ditempuh selama tahun ajaran 2025/2026. Pada tahun ini, YPI Sirojul Mustaqim mengusung tema besar “Membangun Generasi Santri yang Kompetitif, Produktif dan Berakhlakul Karimah.”

Pada tahun ini, yayasan berhasil meluluskan sebanyak 32 siswa MTs kelas IX dan 27 siswa MA kelas XII. Tidak hanya itu, sebanyak 17 santri berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur'an.

Sebanyak 18 santri lainnya menyelesaikan hafalan Juz 30 dengan baik dan mendapatkan penghargaan dari yayasan. Prestasi membanggakan juga ditorehkan oleh enam santri yang berhasil menyelesaikan hafalan lima juz Al-Qur'an.

Lima santri lainnya sukses menuntaskan hafalan 10 juz sebagai bagian dari program tahfiz yang dikembangkan pesantren. Di bidang pengkajian kitab, sebanyak 15 santri berhasil menyelesaikan khataman Kitab Imriti.

Pengasuh Pondok Pesantren Sirojul Mustaqim, Ahmad Furqon, menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri dan siswa pada tahun ini. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras santri, dukungan orang tua, serta bimbingan para guru yang istiqamah dalam mendidik.

Ahmad Furqon menegaskan, pendidikan berbasis pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. “Pendidikan di pondok pesantren membentuk karakter anak secara utuh. Kami berpesan kepada para santri untuk terus menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Keberkahan ilmu itu mengalir dari keseriusan kalian dan utamanya dari ridho serta doa para guru yang telah membimbing tanpa pamrih,” ujar Ahmad Furqon.

Ia mengingatkan para santri agar tidak cepat merasa puas dengan ilmu yang telah diperoleh selama berada di pesantren. Perjalanan mencari ilmu merupakan proses panjang yang harus dijalani sepanjang hayat.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lebak, Mokhamad Apipi, memberikan apresiasi atas konsistensi YPI Sirojul Mustaqim dalam mencetak generasi Qurani dan ahli kitab. Ia menilai keberadaan pesantren memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia.

“Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern dan serba digital, mengenyam pendidikan di pondok pesantren adalah pilihan yang sangat ideal. Pesantren mampu menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan fondasi yang kuat, yaitu ilmu pengetahuan, iman, dan akhlakul karimah,” ujar Mokhamad Apipi.

Diharapkan para lulusan MTs, MA, serta para penghafal Al-Qur'an dapat menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat. “Saya berharap para lulusan Sirojul Mustaqim mampu menjadi generasi yang kompetitif, produktif, serta mampu menjaga nilai-nilai keislaman di tengah dinamika kehidupan masyarakat saat ini,” ucapnya.

Prosesi wisuda dan tasyakuran berlangsung penuh haru ketika para santri satu per satu menerima penghargaan atas capaian akademik maupun hafalan yang telah mereka selesaikan. Rasa bangga tampak dari para orang tua yang hadir menyaksikan keberhasilan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan dan berbagai program keagamaan di lingkungan pesantren.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi pemberian penghargaan kepada para juara kelas, wisudawan tahfiz Al-Qur'an, serta santri yang berhasil menyelesaikan khataman Kitab Imriti, menandai berakhirnya rangkaian Haflah Akhirussanah YPI Sirojul Mustaqim Tahun Ajaran 2025/2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....