Piston Mesin, Komponen Kecil Penentu Besar Tenaga Kendaraan
- 18 Jun 2026 16:05 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Piston pada blok mesin merupakan salah satu komponen paling vital dalam dunia otomotif. Meski ukurannya relatif kecil dibandingkan komponen lain, piston memiliki peran utama dalam menghasilkan tenaga yang menggerakkan kendaraan.
Piston bekerja dengan bergerak naik dan turun di dalam silinder mesin. Gerakan tersebut berfungsi untuk memampatkan campuran udara dan bahan bakar, menerima tekanan hasil pembakaran, lalu meneruskan tenaga ke poros engkol sehingga menghasilkan putaran mesin. Tanpa piston yang bekerja optimal, performa kendaraan akan menurun drastis.
"Piston itu ibarat jantungnya ruang bakar. Kalau piston atau ring pistonnya mulai aus, tenaga kendaraan akan berkurang, konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros, bahkan bisa menyebabkan mesin mengeluarkan asap berlebih," ujar seorang mekanik asal Kota Serang, Fatur, Rabu, 17 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kerusakan piston umumnya disebabkan oleh kurangnya pelumasan, penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi, suhu mesin yang terlalu panas, atau keterlambatan dalam melakukan perawatan berkala.
"Sering kali pengendara hanya fokus mengganti oli, tetapi tidak memperhatikan kualitas oli atau kondisi pendinginan mesin. Padahal panas berlebih dapat menyebabkan piston baret, aus, bahkan macet di dalam silinder," ucapnya.
Penting untuk mengenali gejala awal kerusakan piston. Beberapa tanda yang sering muncul antara lain suara mesin kasar, tenaga menurun, konsumsi oli yang meningkat, serta munculnya asap putih dari knalpot.
Di bengkel, pemeriksaan piston biasanya dilakukan saat servis besar atau ketika mesin mengalami penurunan kompresi. Jika ditemukan kerusakan, mekanik akan melakukan pengukuran tingkat keausan sebelum memutuskan apakah piston masih dapat digunakan atau harus diganti.
Selain itu, perkembangan teknologi otomotif membuat material piston kini semakin ringan namun tetap kuat menahan suhu dan tekanan tinggi di ruang bakar. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus menjaga performa mesin tetap optimal.
Fatur menegaskan, perawatan sederhana dapat memperpanjang usia piston dan komponen mesin lainnya. "Lakukan penggantian oli tepat waktu, gunakan bahan bakar yang sesuai rekomendasi pabrikan, dan jangan memaksakan kendaraan saat mesin mengalami overheat. Langkah sederhana itu bisa menghemat biaya perbaikan yang nilainya jauh lebih besar," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....