Amsal Sitepu Jemput Aspirasi Pelaku Ekraf dengan Keliling Nusantara
- 10 Jun 2026 13:38 WIB
- Banten
KBRN, Serang - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Ekonomi Kreatif (DPC Gekrafs) Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Amsal Sitepu, menjalankan program “131 Hari Jelajah Nusantara” untuk menjemput aspirasi pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah Indonesia. Banten menjadi provinsi kesembilan yang disinggahi dalam perjalanan darat yang ditempuh bersama istrinya dari Sabang menuju Merauke.
Kegiatan tersebut digelar melalui diskusi publik bersama komunitas dan pelaku ekonomi kreatif di setiap daerah yang dikunjungi. Aspirasi yang terkumpul nantinya akan dihimpun dan disampaikan kepada para pemangku kepentingan sebagai bahan penyusunan kebijakan yang berpihak kepada sektor ekonomi kreatif.
Amsal menjelaskan, angka 131 hari dipilih karena berkaitan dengan masa penahanan yang pernah dialaminya. Pengalaman tersebut kemudian menjadi pemicu lahirnya perjalanan yang ia sebut sebagai bentuk ekspresi kebebasan sekaligus pengabdian kepada para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia.
“Alasan perjalanan ini kami berharap dari perjalanan ini bisa membuat sebuah legacy agar lahir sebuah kebijakan yang bermanfaat untuk seluruh pelaku ekonomi kreatif yang ada di Indonesia,” kata Amsal dalam Talkshow Jaga Malam bersama RRI Pro 2 Banten, Selasa, 9 Juni 2026.
Menurutnya, perjalanan tersebut bukan sekadar kegiatan simbolis. Ia dan istrinya memilih turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi pelaku ekonomi kreatif di daerah, mulai dari kebutuhan ruang kolaborasi hingga perlindungan terhadap karya kreatif.
Ketua DPW Gekrafs Banten Agung Winarto menilai, gerakan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional. Ia mengatakan pelaku ekonomi kreatif membutuhkan ruang kolaborasi dan dukungan bersama agar mampu berkembang di tengah tantangan yang ada. Selain itu, Gekrafs saat ini telah berkembang di berbagai provinsi, kabupaten, kota, hingga sejumlah negara sebagai wadah penguatan jejaring pelaku ekonomi kreatif.
Selama berada di Banten, Amsal juga melihat potensi besar ekonomi kreatif yang berbasis budaya dan pariwisata. Keberadaan masyarakat adat Badui, kerajinan lokal, hingga kekayaan kuliner dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, ia mengingatkan pentingnya kreativitas dan kolaborasi antarpelaku ekonomi kreatif agar potensi tersebut dapat berkembang secara maksimal dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....