Memaknai Hakikat Hidup di Dunia sebagai Tempat Persinggahan

  • 10 Jun 2026 06:03 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Ustaz Deni Rusli mengingatkan umat Islam untuk memahami hakikat kehidupan dunia sebagai tempat persinggahan sementara sebelum menuju kehidupan akhirat. Pesan tersebut disampaikannya dalam program Mutiara Pagi RRI Banten, Selasa, 9 Juni 2026.

Perjalanan manusia berlangsung dari satu alam ke alam berikutnya, dimulai dari alam rahim, kemudian dunia, alam barzakh, hingga akhirnya memasuki alam akhirat. Setiap fase tersebut merupakan bagian dari perjalanan yang telah ditetapkan Allah SWT.

Ia menjelaskan, kehidupan di dunia bukanlah tujuan akhir manusia. Dunia hanya menjadi tempat singgah yang waktunya terbatas, meskipun seseorang diberi usia panjang hingga puluhan tahun.

“Dunia bukan tujuan, hanya tempat persinggahan sementara,” katanya.

Kehidupan dunia seperti seorang musafir yang berhenti sejenak sebelum melanjutkan perjalanan panjang. Karena sifatnya yang sementara, manusia diingatkan untuk tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama kehidupan.

Selain itu, ia menegaskan, kebahagiaan di akhirat sangat ditentukan oleh bagaimana seseorang menjalani kehidupannya di dunia. Oleh karena itu, kesempatan hidup yang masih diberikan harus dimanfaatkan untuk mempersiapkan bekal menuju kehidupan berikutnya.

“Mumpung kita masih hidup diberikan kesempatan oleh Allah untuk terus meningkatkan dan mempersiapkan bekal kehidupan ini untuk akhirat maka jangan disia-siakan,” ujarnya. Ia berharap masyarakat dapat memandang kehidupan dunia secara proporsional dan menjadikannya sarana untuk meraih kebahagiaan di akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....