Media Sosial Bisa Picu Kenakalan Remaja jika Tak Disaring
- 04 Jun 2026 11:25 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Arus informasi yang tidak terfilter di media sosial dinilai menjadi salah satu pemicu meningkatnya kenakalan remaja. Konten negatif yang mudah diakses serta minimnya literasi digital membuat remaja rentan meniru perilaku menyimpang yang mereka lihat di dunia maya.
Juara Inspiratif Duta GenRe Kabupaten Pandeglang 2026, Synta, mengatakan media sosial memiliki dua sisi yang berbeda. Di satu sisi dapat menjadi sarana pengembangan diri dan membangun personal branding, namun di sisi lain juga menyimpan berbagai konten yang berpotensi memberikan pengaruh buruk bagi remaja.
| Baca juga: Menghina dan Membuka Aib Termasuk Dosa Badan |
“Media sosial ini sebenarnya kita butuhkan banget. Tapi di sisi lainnya, hal buruknya juga banyak. Banyak konten-konten yang ngga sesuai, banyak informasi yang simpang siur. Jadi ketika kita mendapatkan sebuah informasi dari media sosial, kita juga perlu mengkaji lagi, jangan langsung telan mentah-mentah,” ujar Synta, Kamis, 4 Juni 2026.
Menurutnya, maraknya konten kekerasan, pornografi, hingga informasi yang tidak terverifikasi dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku remaja. Bahkan, tidak sedikit remaja yang melakukan tindakan berisiko hanya untuk mendapatkan perhatian atau popularitas di media sosial.
Synta menilai kemampuan menyaring informasi menjadi keterampilan yang wajib dimiliki generasi muda saat ini. Ia mengimbau remaja untuk membandingkan informasi dari berbagai sumber serta memastikan kebenarannya melalui media atau situs resmi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya kepada orang lain.
“Kalau ketemu berita atau informasi di media sosial, jangan langsung percaya. Cari juga di akun lain, cek web resminya, apakah memang benar ada. Jadi kita harus punya pencegahan risiko supaya enggak terjerumus ke hal-hal yang negatif,” katanya.
Ia juga mengajak remaja untuk lebih bijak mengelola aktivitas digital dengan membatasi konsumsi konten negatif, memanfaatkan fitur “tidak tertarik” atau pelaporan pada platform media sosial, serta memperbanyak interaksi dengan lingkungan yang positif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....