Kenali Jenis-jenis Aspal dan Fungsinya

  • 29 Mei 2026 14:02 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Aspal menjadi salah satu material utama dalam pembangunan jalan karena memiliki fungsi penting sebagai perekat dan pelindung permukaan jalan agar lebih kuat serta nyaman dilalui kendaraan. Dalam dunia konstruksi, ternyata aspal memiliki berbagai jenis dengan karakteristik dan fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan proyek.

“Setiap jenis aspal punya fungsi dan spesifikasi berbeda. Pemilihannya harus disesuaikan dengan kondisi jalan, volume kendaraan, dan cuaca di daerah tersebut,” ujar seorang konsultan sipil asal Kota Serang, Rohmat, Jumat 29 Mei 2026.

Menurut dia, salah satu jenis yang paling umum digunakan adalah aspal hotmix. Aspal ini merupakan campuran agregat dan aspal yang dipanaskan pada suhu tertentu sehingga menghasilkan permukaan jalan yang halus, kuat, dan tahan lama. Aspal hotmix banyak digunakan pada jalan raya hingga area perkotaan karena dinilai memiliki daya tahan yang baik terhadap beban kendaraan berat.

Selain hotmix, terdapat juga aspal penetrasi atau aspal cair yang biasanya digunakan untuk pelapisan permukaan jalan dan perekat antar lapisan konstruksi. Jenis ini lebih fleksibel dalam proses aplikasi karena dapat meresap ke celah material agregat.

Rohmat menjelaskan, ada pula aspal emulsi yang dicampur dengan air dan bahan pengemulsi sehingga lebih ramah lingkungan dan praktis digunakan pada pekerjaan perawatan jalan.

“Aspal emulsi biasanya dipakai untuk tambal sulam atau pemeliharaan jalan karena proses pengerjaannya lebih cepat,” ucapnya.

Sementara untuk kebutuhan tertentu seperti area industri atau jalan dengan beban berat, digunakan aspal modifikasi yang dicampur bahan tambahan seperti polimer agar lebih elastis dan tahan retak.

Selain jenis material, Rohmat menilai kualitas pengerjaan juga sangat memengaruhi ketahanan jalan. Menurutnya, jalan yang cepat rusak tidak selalu disebabkan kualitas aspal, tetapi bisa dipengaruhi sistem drainase, ketebalan lapisan, hingga kepadatan material saat pengerjaan.

“Kalau konstruksinya tidak sesuai spesifikasi, jalan bisa cepat retak atau berlubang meski menggunakan aspal bagus,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....