Pemkab Lebak Gelar Coaching Klinik untuk Penguatan SAKIP Perangkat Daerah
- 27 Mei 2026 08:56 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Dalam upaya percepatan peningkatan kualitas perencanaan dan kinerja perangkat daerah agar lebih terukur serta memberikan dampak nyata kepada masyarakat, Pemkab Lebak menggelar Coaching Klinik Penyusunan Pohon Kinerja dan Cascading Perangkat Daerah di Aula Multatuli Setda Lebak, Selasa, 26 Mei 2026. Pj Sekda Lebak Halson Nainggolan saat membuka kegiatan mengatakan, penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dalam tata kelola pemerintahan sangat penting.
Menurutnya, SAKIP merupakan sistem terintegrasi yang menghubungkan proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaporan kinerja pemerintahan. Dengan penerapan SAKIP yang baik, penggunaan anggaran pemerintah daerah diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.
“Setiap apa yang kita kerjakan harus dijelaskan secara detail sehingga ada hasil dan dampaknya,” ujar Halson.
Ia menjelaskan, setiap program dan kegiatan pemerintah harus memiliki tujuan yang jelas serta dapat diukur keberhasilannya. Perangkat daerah juga dituntut mampu menyusun indikator kinerja yang relevan dengan target pembangunan daerah.
Menurut Halson, evaluasi SAKIP menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur efektivitas dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta lebih serius dalam menyusun perencanaan program dan kegiatan.
Ia menilai penyusunan pohon kinerja dan cascading menjadi bagian penting dalam menyelaraskan tujuan organisasi dengan target pembangunan daerah. “Program yang disusun harus memiliki target, indikator, serta outcome yang jelas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Halson juga memberikan analogi mengenai birokrasi pemerintahan yang diibaratkan seperti sebuah tim sepak bola. Menurutnya, sebuah tim akan berhasil apabila memiliki strategi, perencanaan, dan kerja sama yang baik.
Ia mencontohkan keberhasilan Persib Bandung yang mampu meraih prestasi karena memiliki sistem dan strategi yang terukur. “Keberhasilan tidak datang begitu saja. Semua harus direncanakan, dilaksanakan, dan dipertanggungjawabkan dengan baik,” ujarnya.
Melalui analogi tersebut, Halson berharap seluruh perangkat daerah dapat memahami pentingnya kolaborasi dalam mencapai target pembangunan. Ia juga menegaskan bahwa setiap organisasi perangkat daerah memiliki peran strategis dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Lebak.
Karena itu, sinkronisasi program antarperangkat daerah perlu terus diperkuat agar pembangunan berjalan efektif. Kegiatan coaching klinik tersebut juga menjadi sarana peningkatan kapasitas aparatur dalam menyusun dokumen perencanaan kinerja.
Para peserta mendapatkan pendampingan teknis terkait penyusunan pohon kinerja dan cascading yang sesuai dengan ketentuan. Melalui kegiatan ini, perangkat daerah diharapkan mampu menyusun perencanaan yang lebih sistematis, terarah, dan terukur.
Hasil penyusunan pohon kinerja juga diharapkan selaras dengan target pembangunan daerah dalam RPJMD serta rencana kerja tahunan Pemerintah Kabupaten Lebak. Pemerintah Kabupaten Lebak terus berupaya memperkuat reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas perencanaan dan akuntabilitas kinerja pemerintahan.
Dengan penguatan SAKIP dan penyusunan cascading yang tepat, diharapkan pelayanan publik serta pembangunan daerah di Kabupaten Lebak semakin optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....