Jenazah Mengapung di Bendungan Pamarayan Berhasil Dievakuasi

  • 20 Mei 2026 21:24 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menerima laporan penemuan sesosok jenazah yang mengapung di Bendungan Pamarayan, Kabupaten Serang, Rabu sore, 20 Mei 2026. Informasi kejadian diterima pada pukul 17.50 WIB dari Ipda Fajar Agung anggota Polres Serang.

Penemuan jenazah pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Afendi saat sedang menjala ikan di area bendungan. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat.

Berdasarkan laporan awal, saksi melihat tubuh korban mengapung di perairan bendungan sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Polres Serang kemudian berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten guna membantu proses evakuasi korban. Tim Rescue Basarnas Banten diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 18.10 WIB.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan yang tiba di lokasi pada malam hari. Petugas langsung melakukan penanganan terhadap korban yang ditemukan mengapung di area bendungan. Dantim Basarnas Banten, Margono, mengatakan laporan diterima dari anggota Polres Serang pada Rabu petang.

“Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban pukul 20.05 WIB. Identitas jenazah masih belum diketahui dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi lebih lanjut,” katanya.

Lokasi penemuan jenazah berada di Bendungan Pamarayan, Kabupaten Serang. Titik koordinat lokasi berada di 6°15'43.0"S 106°16'38.2"E. Jarak lokasi kejadian sekitar 41,4 kilometer dari Kantor SAR Banten. Waktu tempuh menuju lokasi diperkirakan sekitar 55 menit.

Korban diketahui berjumlah satu orang dengan status meninggal dunia. Hingga proses evakuasi selesai dilakukan, identitas korban masih belum diketahui atau berstatus Mr. X.

Jenazah kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara. Proses identifikasi dilakukan oleh tim DVI Polda Banten. Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur gabungan dari berbagai instansi.

Tim yang terlibat di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Banten, Polres Serang, Tim Inafis Polda Banten, dan Tim DVI Polda Banten. Seluruh personel bekerja sama melakukan proses pencarian dan evakuasi korban. Proses penanganan berlangsung hingga malam hari.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait identitas maupun penyebab korban berada di bendungan tersebut. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Hingga kini belum ada informasi lebih lanjut terkait dugaan penyebab kematian korban. Masyarakat diminta segera melapor apabila merasa kehilangan anggota keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....