Soft Skill Dinilai Sama Pentingnya dengan Pendidikan Formal

  • 21 Mei 2026 09:00 WIB
  •  Banten

RRI.co.id, Serang - Kemampuan soft skill kini dinilai sama pentingnya dengan pendidikan formal dalam mempersiapkan masa depan generasi muda. Selain nilai akademik, anak muda juga perlu memiliki kemampuan komunikasi, membangun relasi, hingga pengalaman berorganisasi dapat menjadi penunjang masa depan anak muda.

Mehdi mengatakan pendidikan tetap menjadi fondasi utama bagi generasi muda. Namun, ia menekankan bahwa kemampuan non-akademik juga perlu diasah agar anak muda mampu berkembang dan beradaptasi dengan lingkungan sosial maupun dunia kerja.

“Pendidikan formal tetap penting, tetapi soft skill juga menjadi faktor penunjang yang sangat dibutuhkan saat ini. kemampuan seperti public speaking, kerja sama tim, dan kepemimpinan menjadi bekal penting,” ujar Mehdi, Rabu , 20 Mei 2026.

Selain itu, Mehdi menilai lingkungan yang positif sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak muda. Ia menyebut organisasi kepemudaan dapat menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk terbiasa berdiskusi, berkomunikasi, serta memahami isu-isu sosial dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat luas.

"Organisasi dan komunitas dapat menjadi tempat belajar sekaligus ruang untuk membangun kebiasaan komunikasi yang baik. Rata-rata platform organisasi itu lebih mengutamakan belajar public speaking. Kalaupun belum bisa, nanti akan diajarkan sampai terbiasa,” kata Mehdi.

Ia pun mengajak generasi muda untuk tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga aktif mengembangkan kemampuan diri melalui komunitas, organisasi, dan kegiatan sosial. Dengan perpaduan pendidikan dan soft skill, Mehdi optimistis anak muda Indonesia dapat menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....