Mampu Finansial, Jangan Tinggalkan Ibadah Kurban

  • 17 Mei 2026 12:39 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Ustazah Ai Judiyyah Fahmi mengingatkan umat Islam yang telah mampu secara finansial agar tidak menunda ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha. Hal itu disampaikan dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Banten, Minggu, 17 Mei 2026.

Menurutnya, ibadah kurban merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Karena itu, seseorang yang memiliki kemampuan tetapi enggan berkurban dinilai telah mengabaikan anjuran penting dalam Islam.

Ia menjelaskan, masyarakat yang benar-benar belum memiliki kemampuan ekonomi tidak perlu memaksakan diri berutang tanpa kepastian membayar. Namun, bagi mereka yang memiliki penghasilan tetap dan mampu melunasi utang, berkurban dengan cara mencicil tetap diperbolehkan.

“Bagi orang yang sudah mampu terus tidak berkurban, maka termasuk orang yang tidak mensyukuri nikmat,” ujarnya.

Ustazah Ai menilai, ibadah kurban tidak hanya memiliki nilai ritual, tetapi juga sosial karena daging kurban dapat dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

Ia juga mengingatkan umat Islam agar mempersiapkan ibadah kurban sejak jauh hari. Menurutnya, perencanaan keuangan menjadi langkah penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah tanpa memberatkan kondisi ekonomi keluarga.

“Kalau mau berkurban dan yakin bisa membayar, boleh berutang. Yang tidak boleh itu berutang tapi tidak punya kemampuan membayarnya,” katanya.

Selain membahas kurban, Ustazah Ai kembali mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Zulhijah dengan memperbanyak amal saleh. Ia menyebut momentum tersebut menjadi kesempatan memperkuat keimanan melalui ibadah, doa, dan kepedulian sosial.

Menurutnya, keutamaan Zulhijah seharusnya menjadi motivasi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah sehari-hari. Tidak hanya menjalankan ritual, tetapi juga memperbaiki akhlak dan hubungan dengan sesama manusia.

Ia berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur. Dengan begitu, ibadah yang dilakukan tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....