Bimluh KUA Cilograng Hadir di RSUD

  • 11 Mei 2026 18:15 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cilograng, Ahmad Fauzi Ridwan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan doa bagi pasien di RSUD Cilograng, Kabupaten Lebak, Senin 11 Mei 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi misi Kementerian Agama yang “Berdampak” dalam pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Program bimbingan rohani atau BIMLUH ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Kementerian Agama Kabupaten Lebak terhadap kondisi spiritual masyarakat. Khususnya pasien yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Dalam kegiatan tersebut,

Ahmad Fauzi Ridwan yang akrab disapa Kang Ewok mendatangi sejumlah ruang perawatan pasien untuk memberikan motivasi, doa, dan penguatan mental kepada pasien maupun keluarga yang sedang mendampingi. Selain mengunjungi ruang pasien, Kang Ewok juga menyempatkan diri menyambangi ruang kerja tenaga medis dan staf rumah sakit untuk memberikan dukungan moril agar tetap semangat dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan.

Menurut Kang Ewok, pasien yang sedang sakit membutuhkan perhatian bukan hanya dari sisi medis, tetapi juga dukungan spiritual agar lebih tenang dan optimis menjalani proses penyembuhan. “Dalam melaksanakan tugas ini, saya menemui banyak pasien dengan berbagai kondisi. Fokus utama saya adalah memberikan motivasi agar pasien dan keluarga tetap optimis akan kesembuhan,” ujar Kang Ewok.

Ia menambahkan, kehadiran penyuluh agama di rumah sakit diharapkan mampu memberikan ketenangan batin kepada pasien sehingga dapat membantu mempercepat proses pemulihan kesehatan.

“Kami ingin hadir memberikan penguatan spiritual. Ketika hati tenang dan pikiran lebih positif, insyaallah ikhtiar pengobatan juga bisa berjalan lebih maksimal,” katanya.

Kegiatan BIMLUH tersebut mendapat sambutan positif dari pasien dan keluarga yang merasa terbantu dengan adanya pendampingan rohani selama menjalani perawatan di rumah sakit. Salah satu keluarga pasien mengaku merasa lebih tenang setelah mendapatkan doa dan motivasi dari penyuluh agama yang datang langsung ke ruang perawatan.

Tidak hanya fokus kepada pasien, Kang Ewok juga memberikan pesan khusus kepada para tenaga medis agar tetap menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah tingginya beban kerja pelayanan kesehatan. “Tenaga medis memiliki tugas kemanusiaan yang sangat mulia. Karena itu, mereka juga perlu mendapatkan dukungan dan penguatan agar tetap semangat melayani masyarakat,” ucapnya.

Kang Ewok bersama pasien dan keluarga memanjatkan doa agar seluruh pasien segera diberikan kesembuhan dan para tenaga kesehatan selalu diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas. Ia berharap program bimbingan rohani di rumah sakit dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan nyata Kementerian Agama kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pihak KUA Cilograng berupaya menghadirkan keseimbangan antara pelayanan medis dan ketenangan spiritual, sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis pasien selama menjalani masa pengobatan. Kepala KUA Kecamatan Cilograng Muhammad Jajuli menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pihak rumah sakit dan Kementerian Agama dalam mendukung pelayanan kemanusiaan berbasis spiritual.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah positif untuk menghadirkan pelayanan yang menyentuh kebutuhan batin masyarakat di tengah kondisi sakit dan keterbatasan.

“Melalui program ini, kami berharap kehadiran penyuluh agama dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya mendampingi secara spiritual, tetapi juga menumbuhkan semangat, harapan, dan ketenangan bagi pasien maupun keluarga,” ujarnya.

Ke depan, program bimbingan rohani di RSUD Cilograng direncanakan akan terus diperkuat dengan melibatkan seluruh penyuluh agama di wilayah Kecamatan Cilograng. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan keagamaan di fasilitas kesehatan dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan pendampingan rohani.

Dengan adanya kegiatan BIMLUH ini, KUA Cilograng berharap semangat misi Kementerian Agama yang “Berdampak” benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, menenangkan, dan memberi harapan di tengah ujian sakit yang dihadapi pasien.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....