Pentingnya Memahami Perbedaan Darah Istihadah dan Haid
- 02 Mei 2026 07:54 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Dalam Islam, wanita perlu memahami perbedaan darah istihadah dan darah haid melalui indikator warna serta durasi keluarnya darah. Ustazah Ai Judiyyah Fahmi menjelaskan, dua hal tersebut menjadi dasar dalam menentukan hukum ibadah bagi perempuan agar tetap sesuai dengan ketentuan syariat yang berlaku.
Dia menekankan, fikih terkait darah merupakan ilmu yang wajib dipelajari dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman ini dinilai krusial karena berkaitan langsung dengan sah atau tidaknya ibadah yang dilakukan, terutama dalam kondisi tertentu yang kerap membingungkan.
“Karena tanpa ilmu ibadah kita jauh dari diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya dalam program Mutiara Pagi, Sabtu, 2 Mei 2026.
Ia menjelaskan perempuan yang mengalami istihadah tetap memiliki kewajiban menjalankan ibadah seperti salat dan puasa. Kondisi ini berbeda dengan haid yang memiliki larangan tertentu, sehingga diperlukan ketelitian dalam membedakan keduanya agar tidak terjadi kesalahan dalam praktik ibadah sehari-hari.
Lebih lanjut, ia menguraikan warna darah dapat menjadi petunjuk awal dalam menentukan jenis darah. Darah berwarna hitam pekat disebut sebagai darah kuat, sedangkan darah merah, coklat, atau lebih terang dikategorikan sebagai darah lemah yang dapat menjadi indikasi istihadah.
Selain warna, durasi keluarnya darah juga menjadi faktor penentu yang tidak dapat diabaikan. Ia menyebut bahwa batas waktu tertentu, seperti minimal 24 jam, menjadi acuan penting dalam memastikan status darah yang dialami oleh perempuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....