Monitoring UAB MDT Lebak Tingkatkan Mutu Santri

  • 28 Apr 2026 18:34 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak — Pelaksanaan Ujian Akhir Bersama Madrasah Diniyah Takmiliyah (UAB-MDT) Tahun Ajaran 2025/2026 di Kabupaten Lebak mendapat perhatian serius dari jajaran . Kegiatan ini dipantau langsung melalui monitoring dan evaluasi (monev) guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai standar.

Peninjauan dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Banten, , yang hadir langsung di lokasi ujian. Kegiatan monev dipusatkan, Senin 27 April 2026. Dalam kunjungannya, Muhtadi didampingi oleh Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Lebak. Turut hadir pula Ketua DPC , Dedi Sumito, bersama tim teknis dari Kemenag Lebak dan Kanwil Banten.

Kehadiran rombongan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan UAB-MDT berjalan sesuai prosedur. Selain itu, monev juga menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan ujian di madrasah diniyah. Di sela-sela peninjauan, Muhtadi menyempatkan diri menyapa para santri yang sedang mengikuti ujian. Ia memberikan motivasi agar para peserta ujian tetap semangat dan menjaga kejujuran selama mengerjakan soal.

“UAB ini adalah langkah penting untuk mengukur capaian kurikulum keagamaan kita. Saya berpesan kepada para siswa untuk jujur dan percaya diri,” ujar Muhtadi di hadapan peserta ujian.

Ia juga menekankan peran penting madrasah diniyah sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, keseimbangan antara kompetensi spiritual dan intelektual harus terus dijaga. “Kepada para kepala madrasah, saya harap terus bersemangat meningkatkan kualitas pengajaran. Harapan kita ke depan, lulusan MDT memiliki kompetensi spiritual dan intelektual yang seimbang,” katanya.

Sementara itu, Neng Eulis menyampaikan apresiasinya atas kehadiran tim Kanwil Kemenag Banten. Ia menilai kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pengawasan pendidikan keagamaan.“Kehadiran Bapak Kabid Pakis merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami di tingkat kabupaten,” kata Neng Eulis.

Ia menjelaskan pelaksanaan UAB-MDT tahun ini berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 April 2026. Ujian dilaksanakan di berbagai Madrasah Diniyah Takmiliyah yang tersebar di wilayah Kabupaten Lebak. “Kami berharap melalui monitoring ini, tata kelola pendidikan diniyah semakin tertib dan mampu memberikan hasil terbaik bagi para santri,” katanya.

Dari pihak madrasah, Kepala MDT Al-Muhajirin, Subandi, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut. Ia mengaku bangga karena lembaganya dipercaya menjadi salah satu titik monitoring. “Kami sangat bersyukur atas kunjungan dan arahan langsung dari Bapak Kabid serta jajaran Kemenag Lebak,” ucap Subandi.

Menurutnya, kehadiran para pejabat memberikan energi positif bagi seluruh civitas madrasah. Hal ini menjadi dorongan untuk terus melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan pendidikan. “Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus berbenah. Harapan kami, perhatian terhadap sarana dan kualitas madrasah diniyah terus berlanjut,” kata Subandi

Secara keseluruhan, pelaksanaan UAB-MDT di Kabupaten Lebak dilaporkan berjalan kondusif. Dengan pengawasan ketat dari FKDT dan Kemenag setempat, diharapkan kualitas pendidikan diniyah terus meningkat dan mampu mencetak generasi yang berakhlak serta berilmu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....