Duta Untirta Buktikan Berani Keluar Zona Nyaman

  • 07 Apr 2026 18:08 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Keberanian keluar dari zona nyaman menjadi salah satu kunci utama bagi generasi muda untuk berkembang dan meraih prestasi. Hal ini tercermin dari perjalanan para Duta Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) 2025 yang berani menantang diri untuk tampil, belajar, dan berproses.

Wakil 1 Duta Untirta 2025, Fachreza Kaffi Pamungkas, mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya bukan sosok yang terbiasa tampil di depan publik. Ia lebih sering berada di balik layar dan tidak memiliki pengalaman dalam public speaking. “Dulu saya tipe orang yang di balik layar, tapi saya mencoba keluar dari zona nyaman dan ternyata itu membuka banyak peluang,” ujarnya dalam talkshow Sore Ceria RRI Pro 2 Banten, Selasa, 7 April 2026.

Ia menjelaskan keputusan mengikuti ajang duta kampus berawal dari keinginannya untuk mencoba hal baru. Proses seleksi yang panjang, mulai dari audisi hingga karantina, menjadi pengalaman berharga yang membentuk kepercayaan dirinya.

Menurutnya, keluar dari zona nyaman bukanlah hal mudah, terutama ketika harus beradaptasi dengan lingkungan baru dan bertemu banyak orang dengan latar belakang berbeda. Namun, ia menilai proses tersebut justru menjadi ruang pembelajaran yang sangat penting.

Di sisi lain, Duta Lingkungan Untirta 2025, Suci Indah Rizky Laksana Putri, juga merasakan hal serupa. Ia mengaku sempat diliputi rasa ragu dan kurang percaya diri saat pertama kali mengikuti ajang duta kampus.

Ia bahkan sempat merasa belum memiliki kemampuan yang cukup untuk bersaing. Namun, dorongan dari orang terdekat membuatnya berani melangkah dan mencoba. “Awalnya aku ngerasa takut, enggak percaya diri, tapi ternyata setelah dijalani kita jadi tahu kalau keluar dari zona nyaman itu tidak seburuk yang dibayangkan,” ucapnya.

Suci menambahkan bahwa proses karantina menjadi momen penting dalam mengembangkan diri. Ia belajar berbagai hal, mulai dari public speaking, cara berpenampilan, hingga membangun relasi dengan orang-orang baru. Ia juga menyadari bahwa setiap individu memiliki potensi yang bisa berkembang jika berani mencoba dan tidak takut gagal. Pengalaman tersebut membuatnya semakin percaya diri dalam menjalankan peran sebagai duta lingkungan.

Fachreza menegaskan keberanian untuk memulai menjadi langkah awal yang paling penting. Ia menilai banyak anak muda yang sebenarnya memiliki potensi, tetapi ragu untuk mencoba karena takut gagal.“Yang penting itu berani mulai dulu dan percaya sama diri sendiri, karena dari situ kita bisa berkembang,” katanya.

Keduanya sepakat bahwa keluar dari zona nyaman bukan hanya tentang mencoba hal baru, tetapi juga tentang proses mengenal diri sendiri dan membangun karakter. Melalui pengalaman tersebut, mereka berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk tidak ragu melangkah dan terus berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....