Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Babakan Keluhkan Jalan Rusak
- 05 Apr 2026 17:42 WIB
- Banten
Poin Utama
- Jalan Rusak Parah Dikeluhkan Warga Lebak
- Kerusakan jalan disebabkan kendaraan angkutan tambang
- Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki jalan
RRI.CO.ID, Lebak - Warga Kampung Babakan Kelapa, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, mengeluhkan kondisi jalan raya di wilayah mereka yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah.
Jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan ibu kota Kabupaten Lebak dengan kawasan wisata Baduy, serta sejumlah wilayah lain seperti Kecamatan Leuwidamar dan Cimarga.
Kerusakan jalan ini disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan menyeluruh dari pihak terkait. Sebelumnya, pada tahun lalu, jalan yang berlubang sempat diperbaiki dengan metode tambal sulam menggunakan paving block.Namun, perbaikan tersebut tidak bertahan lama karena kondisi jalan kembali rusak dalam waktu singkat.
Warga menilai, kerusakan jalan diperparah oleh aktivitas kendaraan berat yang melintas setiap hari. Wawan, salah satu warga Babakan Kelapa yang rumahnya berada tepat di pinggir jalan, mengatakan bahwa truk pengangkut pasir menjadi penyebab utama kerusakan tersebut. Menurutnya, lalu lintas truk tambang yang padat membuat struktur jalan tidak mampu menahan beban berat secara terus-menerus.
Wawan mengaku kerap mengalami dampak langsung dari aktivitas tersebut, seperti kaca jendela rumahnya yang terkena lemparan kerikil dari jalan. Tidak hanya itu, kondisi jalan yang rusak juga menimbulkan debu tebal yang beterbangan, terutama saat musim kemarau.
Dari pantauan di lapangan, terlihat rumah-rumah warga yang berada di sepanjang jalan tampak tertutup debu akibat kendaraan yang melintas.
Warga setempat, Erna mengaku khawatir terhadap kondisi jalan yang membahayakan pengguna. “Kami sangat khawatir, karena jalan ini sudah sering menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara motor,” ujarnya, Minggu 5 April 2026.
Erna menambahkan debu akibat jalan rusak juga sangat mengkhawatirkan. “Setiap hari kami harus menghirup debu dari jalan rusak ini. Anak-anak juga jadi sering batuk, kami berharap segera ada perbaikan,” katanya.
Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki jalan di Desa Aweh, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat dan pariwisata di Kabupaten Lebak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....