Tiga Kemuliaan yang Menjaga Martabat Hidup Manusia
- 05 Apr 2026 07:02 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Nilai kesederhanaan dan kemampuan menjaga diri menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan yang bermartabat. Dalam keseharian, tidak semua kondisi perlu ditampilkan kepada orang lain, terutama yang berkaitan dengan kesulitan pribadi. Sikap menahan diri, menjaga emosi, serta tidak mengumbar kesusahan justru menjadi nilai kemuliaan yang diajarkan dalam Islam.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustazah Ai Judiyyah Fahmi dalam program Mutiara Pagi bersama RRI Pro 1 Banten, Minggu, 5 April 2026. Ia menjelaskan, terdapat tiga hal yang menjadi indikator kemuliaan manusia dan perlu diupayakan dalam kehidupan sehari-hari. “Tiga hal kemuliaan itu adalah menyembunyikan kemiskinan, menyembunyikan amarah, dan menyembunyikan kesengsaraan,” ujarnya.
Menurutnya, setiap manusia pasti menghadapi ujian hidup, baik dari sisi ekonomi maupun persoalan lainnya. Namun, menjaga sikap agar tidak memperlihatkan kesulitan kepada orang lain merupakan bentuk kehormatan di hadapan Allah SWT.
Dalam tausiahnya, ia juga mengisahkan sebuah keluarga yang hidup sederhana namun tetap menjaga kehormatan. Sang suami bekerja sebagai pedagang dan suatu hari mengalami cobaan berat ketika bertemu dengan seorang ratu yang mencoba menggoda dan menjerumuskannya pada perbuatan yang tidak baik.
Meski berada dalam situasi sulit, sang suami tetap teguh pada keimanannya dan menolak godaan tersebut. Ia memilih mempertahankan prinsip sebagai seorang muslim daripada mengikuti hawa nafsu. “Saya tidak akan melakukan hal ini. Saya beriman kepada Allah dan Rasul-Nya,” ucapnya.
Setelah berhasil keluar dari ujian tersebut, sang suami pulang tanpa membawa hasil. Namun sang istri tetap bersabar dan tidak mengeluhkan keadaan. Ia bahkan menyalakan api di dapur agar terlihat seolah memasak, sehingga tetangga tidak mengetahui kondisi mereka. “Tujuannya agar orang lain tidak menyangka kita tidak punya apa-apa dan tidak merendahkan kita,” jelasnya.
Ustazah Ai menegaskan, sikap tersebut merupakan upaya menjaga martabat, bukan berpura-pura. Ia mengajak masyarakat untuk menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. “Mudah-mudahan kita bisa menjadi orang yang menjaga kehormatan sebagai suami dan istri,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....