Sebagian Besar Jalan Lebak Siap untuk  Mudik Lebaran

  • 22 Feb 2026 20:28 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriyandi, memastikan sebagian besar ruas jalan di wilayahnya layak dilintasi pemudik yang akan merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah di kampung halaman.

Menurut Dade, Pemerintah Kabupaten Lebak telah mengalokasikan anggaran cukup besar pada tahun 2026 untuk perbaikan infrastruktur jalan kabupaten dan desa. Langkah tersebut dilakukan guna mendukung kelancaran arus mudik dan mobilitas masyarakat. “Sebagian besar ruas jalan di Kabupaten Lebak saat ini dalam kondisi layak dilintasi pemudik. Kami terus melakukan perbaikan agar sebelum Lebaran semuanya siap,” ujar Dade di Rangkasbitung, Minggu 22 Februari 2026.

Ia menjelaskan, total anggaran perbaikan jalan pada 2026 mencapai Rp75,5 miliar. Anggaran tersebut difokuskan untuk peningkatan kualitas jalan kabupaten dan jalan desa yang tersebar di berbagai kecamatan. Untuk perbaikan jalan kabupaten, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp47,7 miliar.

Dana itu digunakan untuk penanganan 11 ruas jalan yang menjadi prioritas utama. “Sementara untuk jalan desa, kami mengalokasikan Rp27,8 miliar yang tersebar di 42 ruas jalan. Ini bagian dari komitmen kami meningkatkan konektivitas antarwilayah,” katanya.

Dade berharap, seluruh pekerjaan perbaikan dapat rampung sebelum puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Dengan begitu, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. “Kami optimistis sebelum Lebaran kondisi jalan di wilayah Lebak sudah baik dan siap dilintasi pemudik,” ucapnya.

Ia memperkirakan arus mudik di Kabupaten Lebak akan memadati sejumlah jalur utama, khususnya di wilayah selatan. Jalur tersebut menjadi akses penting menuju kawasan pesisir selatan.

Adapun ruas jalan yang diprediksi padat meliputi Rangkasbitung–Warunggunung–Cileles–Gunungkencana–Malingping–Bayah–Cibeber–Cilograng.

Jalur ini kerap menjadi pilihan pemudik yang hendak menuju kampung halaman di selatan Lebak. Selain itu, wilayah Lebak bagian tengah juga diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan. Ruas Rangkasbitung–Cimarga–Leuwidamar–Bojongmanik–Cirinten menjadi salah satu poros penting di kawasan tersebut.

Tak hanya itu, jalur Lebak bagian timur seperti Rangkasbitung–Maja–Curugbitung–Sajira–Cipanas–Muncang–Sobang juga diprediksi ramai dilintasi kendaraan pemudik. Menurut Dade, mayoritas pemudik yang melintasi Kabupaten Lebak berasal dari sejumlah daerah penyangga dan kota besar. “Para pemudik umumnya datang dari Tangerang, Serang, Cilegon, Bogor, Jakarta, dan Bandung,” ucapnya.

Dade menambahkan dengan perbaikan infrastruktur yang terus dilakukan dan kesiapan jalur utama, diharapkan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah dapat berjalan lancar serta meminimalisir potensi kemacetan dan kecelakaan di sepanjang perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....