Tol Serang-Panimbang Seksi II Gratis saat Lebaran
- 21 Feb 2026 19:43 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - PT Wijaya Karya akan memfungsionalkan secara gratis ruas Tol Serang–Panimbang selama periode mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu kelancaran perjalanan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Lebak.
Direktur Utama PT Wijaya Karya Serang Panimbang, Iwan Juliansyah , dalam rilis yang diterima Sabtu, 21 Februari 2026 menyampaikan, ruas yang difungsionalkan adalah Seksi II yang menghubungkan Rangkasbitung–Cileles. Pemberlakuan fungsional ini akan berlangsung selama 15 hari. Periode tersebut dimulai sejak H-7 hingga H+7 Lebaran.
“Ruas Seksi II Tol Serang–Panimbang yang terhubung Rangkasbitung–Cileles akan difungsionalkan secara gratis mulai 12 Maret 2026 sampai 26 Maret 2026,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan, selama periode tersebut, jalan tol akan beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Pengaturan waktu operasional dilakukan guna memastikan kelancaran serta keamanan pengguna jalan.
Kebijakan pengoperasian fungsional ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung konektivitas antarwilayah di Provinsi Banten. Terlebih saat momentum mudik Lebaran, mobilitas masyarakat cenderung meningkat signifikan.
“Pengoperasian fungsional ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung konektivitas serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat,” katanya.
Dengan difungsionalkannya Seksi II, akses menuju sejumlah destinasi wisata di Banten diharapkan semakin lancar. Ruas tersebut juga menjadi jalur strategis yang mempercepat perjalanan dari arah Serang menuju wilayah selatan Banten.
Iwan menambahkan, keberadaan ruas Rangkasbitung–Cileles akan memangkas waktu tempuh perjalanan. Hal ini sekaligus mengurangi potensi kepadatan di jalur arteri selama arus mudik dan balik.
“Dengan difungsionalkan Seksi II ini, akses menuju destinasi wisata akan lebih lancar, aman, nyaman, dan efisien karena sudah terkoneksi dengan Tol Serang–Panimbang,” ujarnya.
Selain meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, kebijakan ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kemudahan akses diyakini akan berdampak positif bagi sektor pariwisata dan usaha masyarakat setempat.
Pengoperasian secara gratis ini pun menjadi stimulus bagi masyarakat untuk mencoba ruas tol tersebut. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat infrastruktur yang telah dibangun.
Meski bersifat fungsional dan sementara, pihak pengelola memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Petugas juga akan disiagakan untuk membantu kelancaran arus kendaraan selama periode operasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....