Warga Tionghoa Sambut Imlek Penuh Tradisi di Vihara Avalokitesvara
- 16 Feb 2026 09:31 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Perayaan Imlek 2577 di Banten diwarnai ritual tradisional fangsheng, mandi kembang, dan pembagian angpao, sebagai ungkapan syukur dan doa. Rangkaian ibadah dan tradisi menyambut Imlek 2577 pada 17 Februari 2026 digelar di berbagai vihara di Banten.
Warga Tionghoa menjalankan sembahyang, mandi kembang, hingga tradisi fangsheng, yakni pelepasan burung ke alam bebas, sebagai simbol kasih sayang terhadap makhluk hidup dan doa untuk kesehatan serta keberuntungan.
Salah satu lokasi yang ramai dikunjungi adalah Vihara Avalokitesvara Banten. Ketua Organ Yayasan Bhakti Suci, Tjin Sim Pheng atau Simon Sutjipto, rutin mengikuti ritual di vihara ini setiap Imlek. Ia memulai hari dengan sembahyang, melepas burung, serta membasuh muka dengan air kembang sebagai simbol penyucian diri dan pengusiran energi negatif.
“Setiap Imlek saya sembahyang di Vihara Banten, melepas burung, dan cuci muka dengan air kembang. Setelah itu, saya membagikan angpao kepada warga di sekitar vihara,” kata Simon, Senin, 16 Februari 2026.
Menurut Simon, tradisi fangsheng dan mandi kembang tidak hanya sebagai ritual, tetapi juga menanam kebajikan dan welas asih. Pelepasan burung dimaknai sebagai upaya membuang hal buruk agar kebaikan datang, sedangkan mandi kembang dipercaya menyucikan tubuh dan jiwa, sekaligus memberi efek relaksasi melalui aroma bunga.
Selain itu, angpao yang dibagikan ditujukan kepada anak yatim, janda, dan warga kurang mampu, sebagai wujud berbagi kebahagiaan di hari raya. Simon menambahkan, kegiatan sosial ini rutin dilakukan yayasan setiap bulan, termasuk pembagian beras bagi warga yang membutuhkan.
“Momentum Imlek juga menjadi kesempatan mempererat persaudaraan, meningkatkan rasa syukur, dan menciptakan suasana aman dan damai di tengah masyarakat,” ujar Simon.
Menurutnya, momen ini menjadi kesempatan untuk saling berbagi, mempererat tali persaudaraan, dan menciptakan suasana damai yang bisa dirasakan semua kalangan, dari anak-anak hingga lansia. Imlek bagi warga Banten bukan sekadar tradisi, tetapi juga wujud nyata menjaga harmoni dan keceriaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....