Jenis Kain Berperan Dalam Ketahanan Aroma Tubuh Sehari-hari
- 28 Jan 2026 09:11 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang: Aroma tubuh kerap menjadi perhatian, terutama di tengah aktivitas padat dan intensitas interaksi sosial yang semakin tinggi. Namun, masih banyak orang belum menyadari jenis kain pakaian turut menentukan ketahanan wangi tubuh sehari-hari.
Pakaian bersentuhan langsung dengan kulit sepanjang hari, sehingga ikut memengaruhi bagaimana keringat dan aroma tubuh terbentuk. Oleh sebab itu, pemilihan bahan kain menjadi faktor penting selain kebiasaan mandi dan penggunaan wewangian.
Beberapa jenis kain sintetis diketahui cenderung menghambat sirkulasi udara saat dikenakan beraktivitas. Polyester, nilon, dan spandeks, misalnya, mudah menahan panas serta kelembapan di permukaan kulit.
Kondisi tersebut membuat keringat sulit menguap dan justru terperangkap lebih lama di dalam serat kain. Akibatnya, bakteri penyebab bau berkembang lebih cepat, sehingga aroma tubuh menjadi kurang sedap.
Sebaliknya, bahan kain alami seperti katun, linen, atau rayon lebih ramah terhadap kulit. Serat alami memungkinkan udara mengalir lebih baik, membantu menjaga kulit tetap kering dan segar.
Pemilik toko pakaian asal Kabupaten Serang, Siti Afifah, mengungkapkan pentingnya memahami karakter bahan pakaian seharihari. “Jenis kain memengaruhi sirkulasi udara, sehingga keringat dan bau bisa terperangkap lebih lama,” katanya saat ditemui di tokonya pada Rabu, 28 Januari 2026.
Selain bahan kain, kebiasaan merawat dan mencuci pakaian juga berperan menjaga aroma tubuh tetap nyaman. Pakaian yang bersih dan kering membantu mencegah bau menempel, meskipun aktivitas berlangsung seharian.
Dengan memilih bahan kain yang tepat, kenyamanan dan kepercayaan diri dapat terjaga tanpa bergantung berlebihan pada parfum. Langkah sederhana ini menjadi bagian dari perawatan diri yang sering terlewat, namun berdampak nyata dalam keseharian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....