Pemberian Bermanfaat Bisa Menjadi Amal Bernilai Syukur
- 20 Sep 2025 09:59 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Nilai kebermanfaatan dalam setiap pemberian menjadi hal penting untuk diingat umat Islam. Hal tersebut disampaikan oleh Ustazah Ai Juddiyah Fahmi, dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Banten, Sabtu (20/9/2025).
Ia menegaskan bahwa hadiah atau sedekah seharusnya tidak hanya sekadar memberi, tetapi juga harus sesuai dengan keridaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Menurutnya, seseorang jangan asal memberi barang yang tidak bermanfaat atau bahkan menjerumuskan kepada maksiat.
“Memberi hadiah pakaian yang tidak pantas, misalnya, bisa menjadi dosa bagi si pemberi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, pemberian yang baik adalah yang membawa manfaat bagi penerima dan bisa mendekatkan kepada Allah. Sebaliknya, memberi sesuatu yang sia-sia atau bahkan mengundang dosa akan berbalik kepada pemberi.
Ustazah Ai menekankan, memberi sebaiknya disertai niat tulus dan doa. Sementara penerima, sekecil apapun hadiah yang diterima, harus mengucapkan syukur.
“Kalau tidak sesuai dengan kebutuhan, tetap ucapkan alhamdulillah. Karena hakikat pemberi rezeki adalah Allah,” kata dia.
Dalam kehidupan keluarga, baik suami, istri, maupun anak, setiap pemberian harus selalu dibarengi ucapan syukur agar tercipta suasana harmonis. Ustazah mencontohkan seorang anak yang memberi hadiah sederhana kepada ibunya.
"Meskipun tidak mahal, ucapan terima kasih dari sang ibu bisa menjadi doa terbaik bagi keberkahan hidup anak," ucap dia.
Ia juga menegaskan bahwa budaya saling berterima kasih akan melahirkan masyarakat yang saling menghargai, serta menjauhkan dari rasa sombong dan kufur nikmat. (Kartika Rahmi Wijayanti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....