Cara Mudah Pelihara Anak Kucing Tanpa Induk

  • 10 Jul 2025 15:26 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Bagi pecinta hewan, terutama kucing, menemukan anak kucing tanpa induk kerap menimbulkan keinginan untuk merawat dan menyelamatkannya. Namun, perawatan anak kucing tanpa induk membutuhkan perhatian khusus, karena mereka sangat rentan terhadap penyakit dan kekurangan nutrisi.

Seorang pencinta kucing asal Serang, Iva Risani berbagi pengalamannya dalam merawat anak kucing tanpa induk. Ia mengatakan, langkah pertama yang harus diperhatikan adalah menjaga suhu tubuh anak kucing agar tetap hangat.

“Anak kucing, terlebih yang baru lahir, belum bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri. Kita bisa gunakan handuk hangat atau botol berisi air hangat yang dibungkus kain, lalu taruh di dekat tubuhnya,” kata Iva pada Kamis (10/7/2025).

Baca juga: Tip Aman Adopsi Kucing Liar dari Jalanan

Selain kehangatan, pemberian makanan juga menjadi perhatian utama. Iva menyarankan untuk tidak memberikan susu sapi, karena kandungan laktosanya dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare.

“Lebih baik gunakan susu khusus untuk anak kucing atau susu kambing. Kasih setiap dua sampai tiga jam sekali menggunakan dot kecil atau pipet, terutama untuk kucing di bawah usia empat minggu,” jelasnya.

Untuk anak kucing yang telah berusia di atas empat minggu, bisa mulai diperkenalkan makanan basah. Jenis makanan yang disarankan seperti daging ayam yang dilumatkan atau makanan basah kemasan yang diformulasikan untuk anak kucing.

Baca juga: Mengenal Hairball pada Kucing dan Cara Mengatasinya

Iva juga menekankan pentingnya membantu anak kucing buang air, khususnya pada minggu-minggu pertama. Tanpa induk, anak kucing perlu rangsangan untuk bisa buang air kecil maupun besar.

“Gunakan tisu basah hangat, terus usapkan perlahan di bagian perut dan anus setelah menyusu. Ini meniru cara induk kucing yang biasa menjilati anaknya,” katanya.

Saat kucing sudah mulai tumbuh, pemilik bisa menyediakan pasir gumpal sebagai media buang air. Nantinya, perlahan naluri anak kucing akan terbentuk dan mereka akan terbiasa buang air di tempat yang disediakan.

Baca juga: Alasan Ilmiah Mengapa Kucing Suka Berbaring di Tempat yang Sama

Tak kalah penting, kebersihan tempat tidur juga harus diperhatikan. Alas tidur yang lembab dan kotor dapat memicu penyakit kulit, kutu, atau infeksi lainnya. Jika memungkinkan, pemilik dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan guna memastikan kondisi anak kucing tetap sehat.

“Yang terpenting adalah kesabaran dan kasih sayang. Merawat anak kucing itu penuh tantangan banget, tapi juga bisa jadi pengalaman yang menarik,” ujar Iva. (Shahra Putri Handayani)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....