Andra Soni Dorong Pemkab dan Pemkot Perbanyak Usulan Kampung Nelayan Merah Putih

  • 30 Sep 2026 06:30 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Gubernur Banten, Andra Soni, mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya agar lebih aktif memperbanyak usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Langkah proaktif tersebut dinilai krusial untuk memperkuat rantai ekonomi sektor perikanan daerah secara menyeluruh, mulai dari aktivitas penangkapan hingga tahap pemasaran akhir.

Saat ini, Provinsi Banten tercatat memiliki 133 kampung nelayan yang tersebar di 33 kecamatan. Dari total kawasan tersebut, sebanyak 15 titik KNMP mulai dibangun pada tahun 2026 ini melalui dukungan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berdasarkan usulan dari pemerintah daerah setempat.

"Saya meminta organisasi perangkat daerah terkait agar mengusulkan sebanyak-banyaknya kepada pemerintah pusat, karena target Presiden hingga tahun 2029 adalah membentuk dan mengoperasikan 5.000 KNMP secara nasional," ujar Gubernur Andra Soni saat melakukan peninjauan di KNMP Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Selasa 29 September 2026.

Gubernur menilai bahwa kemampuan para nelayan lokal dalam melaut sudah berada pada tingkat yang cukup baik. Oleh karena itu, tantangan terbesar saat ini bergeser pada upaya menjaga kualitas mutu hasil tangkapan sekaligus mendongkrak nilai ekonominya setelah ikan berhasil didaratkan di daratan.

Menurutnya p embangunan infrastruktur kampung nelayan modern ini tidak hanya berfokus pada pembenahan kawasan permukiman pesisir semata. Berbagai fasilitas pendukung utama turut dihadirkan, meliputi tempat pelelangan ikan, ruang pendingin, pabrik es, bengkel kapal, stasiun bahan bakar minyak, hingga kios perbekalan nelayan.

Kehadiran fasilitas terintegrasi tersebut diharapkan mampu memotong rantai kendala pascapanen yang selama ini kerap merugikan nelayan akibat penurunan kualitas ikan. Dengan ketersediaan sarana memadai, nelayan tidak lagi terpaksa menjual hasil tangkapan dengan harga murah akibat risiko pembusukan yang tinggi.

"Misalnya keberadaan pabrik es di KNMP, fasilitas ini sangat memudahkan nelayan menjaga kesegaran ikan hingga ke tangan pembeli sehingga nilai jualnya tetap tinggi dan terhindar dari risiko pembusukan," katanya.

Pemerintah Provinsi Banten berharap akselerasi pembangunan infrastruktur pesisir ini mampu merata di seluruh wilayah pantai. Dengan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, kesejahteraan masyarakat pesisir diyakini akan terus meningkat seiring beroperasinya pusat-pusat ekonomi perikanan yang modern dan mandiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....