Warga Lebak Menanti Kiprah Koperasi Merah Putih

  • 29 Sep 2026 19:53 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID,Lebak - Program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian warga menyambut keberadaan KDKMP dengan harapan besar. Mereka berharap koperasi tersebut dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat di tingkat desa.

Keberadaan koperasi diharapkan mampu membuka akses usaha, memperkuat kegiatan ekonomi warga, sekaligus membantu masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, tidak semua masyarakat sepenuhnya yakin program tersebut dapat berjalan sesuai harapan.

Sejumlah warga masih mempertanyakan kesiapan dan keberlanjutan KDKMP di tengah pengalaman koperasi konvensional yang sebelumnya banyak mengalami kendala.

Santi, salah seorang warga Lebak, mengaku masih memiliki sedikit rasa pesimis terhadap keberlangsungan KDKMP.

"Sedikit pesimis, karena selama ini koperasi konvensional yang ada saja sudah banyak yang mati suri. Jadi, kita berharap KDKMP ini benar-benar bisa berjalan dan tidak bernasib sama," kata Santi, Selasa, 29 September 2026.

Pengalaman terhadap koperasi yang sudah ada menjadi salah satu alasan munculnya keraguan tersebut. Keberhasilan KDKMP nantinya tidak hanya ditentukan oleh pembentukan secara administratif.

Pengelolaan yang baik serta keterlibatan masyarakat juga dinilai menjadi faktor penting agar koperasi dapat bertahan dalam jangka panjang. Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembentukan koperasi, tetapi juga memberikan pendampingan dan memastikan kegiatan usaha benar-benar berjalan di lapangan.

"Jangan sampai hanya dibentuk saja, tetapi setelah itu tidak ada kegiatan. Masyarakat tentu berharap ada manfaat yang benar-benar bisa dirasakan," ujarnya. Santi juga menyoroti waktu yang telah berjalan sejak program KDKMP mulai digulirkan.

Hingga kini, menurut informasi yang diterimanya, belum terlihat adanya KDKMP yang benar-benar beroperasi di wilayahnya. "Sudah hampir satu tahun, tetapi sampai sekarang belum ada KDKMP yang beroperasi. Itu yang membuat masyarakat bertanya-tanya," katanya.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga memilih menunggu dan melihat perkembangan program sebelum memberikan penilaian lebih jauh terhadap keberadaan KDKMP. Meski demikian, harapan terhadap program tersebut tetap ada. Warga pada dasarnya menginginkan adanya program ekonomi yang mampu memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat pedesaan.

Hal senada disampaikan Fian, warga Lebak lainnya. Ia berharap KDKMP dapat menjadi sarana yang benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Fian, koperasi seharusnya dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi, terutama bagi warga yang memiliki usaha maupun yang membutuhkan akses terhadap layanan ekonomi. "Kita tentu berharap KDKMP ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan benar-benar berjalan lancar," ujar Fian.

Namun, Fian juga berharap pelaksanaan program tersebut dilakukan dengan perhitungan yang matang, ia menilai jangan sampai program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat justru menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. "Yang paling penting jangan sampai program ini malah menambah beban utang negara. Kalau pemerintah sudah mengeluarkan anggaran besar, hasilnya harus benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.

Keberadaan KDKMP perlu diikuti dengan pengelolaan yang transparan dan profesional. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui bagaimana koperasi dikelola dan sejauh mana manfaatnya bagi warga.

Ia juga berharap masyarakat dilibatkan dalam kegiatan koperasi sehingga keberadaan KDKMP tidak hanya menjadi program pemerintah. Tetapi dapat berkembang menjadi lembaga ekonomi yang memiliki manfaat nyata bagi warga desa.

Perbedaan pandangan di tengah masyarakat tersebut menunjukkan adanya harapan sekaligus kekhawatiran terhadap pelaksanaan KDKMP. Sebagian warga menaruh harapan besar, sementara sebagian lainnya masih menunggu bukti nyata dari program tersebut.

Bagi masyarakat, keberhasilan KDKMP nantinya akan terlihat dari seberapa jauh koperasi mampu menjalankan kegiatan usaha, memberikan manfaat ekonomi, serta bertahan secara berkelanjutan. Karena itu, warga berharap pemerintah memastikan proses pembentukan dan operasional KDKMP berjalan secara terbuka, tepat sasaran, serta disertai pendampingan yang memadai.

Dengan pengelolaan yang baik dan keterlibatan masyarakat, KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi program di atas kertas, tetapi benar-benar mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi pedesaan dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....