Anemia dan Karies Dominasi Temuan Medis di Pandeglang
- 28 Sep 2026 19:28 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Pandeglang mencatatkan temuan kasus medis yang didominasi masalah anemia pada orang dewasa serta gangguan gigi pada anak sekolah. Evaluasi berkala oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) terus dilakukan untuk memetakan kelompok usia rentan guna memberikan penanganan medis lanjutan secara tepat.
Dinkes mencatat temuan kasus anemia pada masyarakat mencapai angka 18 persen dari total keseluruhan pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan. Petugas kesehatan kini tengah mendalami kelompok usia paling rentan terpapar gangguan kurang darah guna merumuskan formulasi pencegahan yang lebih spesifik.
"Temuan kasus paling banyak saat ini ada pada masalah anemia sekitar 18 persen dan kami masih mengevaluasi kelompok usia penyumbang kasus tertinggi tersebut," ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) pada Dinkes Pandeglang, Ani Permata Sari Hakim, Senin 28 September 2026.
Ani menjelaskan pemeriksaan laboratorium sederhana dalam program preventif ini mendeteksi secara akurat kadar hemoglobin darah serta profil kolesterol peserta skrining. Penanganan dini terhadap temuan kasus klinis pun dilakukan untuk mencegah risiko komplikasi penyakit degeneratif yang lebih berat pada masa mendatang.
Dinkes mengoptimalkan fungsi rujukan puskesmas bagi warga yang terindikasi memiliki masalah kesehatan serius berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium lapangan. Setiap temuan kasus medis mendapatkan pendampingan pemulihan gizi serta pengobatan rutin dari tenaga medis berwenang.
Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit kardiovaskular dan metabolik menjadi fokus utama tenaga kesehatan di lapangan. Edukasi pola hidup sehat terus digencarkan bersamaan dengan pelaksanaan pemeriksaan kadar gula darah serta tekanan darah gratis.
"Pemeriksaan kesehatan massal ini dirancang mendeteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular agar penanganan medis dapat segera diberikan kepada masyarakat," kata Ani.
Setiap warga yang terjaring memiliki keluhan kesehatan langsung diarahkan mengikuti program pengobatan lanjutan bersubsidi. Dinas Kesehatan berkomitmen memperluas cakupan penanganan medis bagi seluruh kelompok rentan guna menekan angka prevalensi penyakit kronis di daerah.
Sinergi lintas program terus diperkuat demi memastikan setiap warga mendapatkan hak layanan kesehatan dasar yang optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....