MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pandeglang Resmi Dimulai
- 28 Agt 2026 17:30 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, meresmikan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Pandeglang pada Jumat 28 Agustus 2026. Ribuan siswa dan orang tua pun memadati aula sekolah yang berlokasi Desa Koranji, Kecamatan Cadasari tersebut dengan antusias tinggi untuk mengantarkan anaknya melanjutkan pendidikan.
Wagub Banten, Dimyati Natakusumah menyatakan fasilitas megah tersebut merupakan hasil hibah tanah dari Pemerintah Daerah Pandeglang serta dukungan anggaran ratusan miliar rupiah dari pemerintah pusat. Pihaknya meminta jajaran pengelola sekolah segera meningkatkan kualitas tenaga pengajar demi melahirkan generasi pemimpin bangsa yang handal.
"Tempatnya bagus sekali. Saya minta kepala sekolah tingkatkan kualitas guru dan murid agar Sekolah Rakyat Terintegrasi ini menghasilkan anak-anak hebat calon pemimpin bangsa," ujar Dimyati, Jumat 28 Agustus 2026.
Kegiatan MPLS ini juga disambut penuh rasa syukur oleh para orang tua murid yang mendambakan pendidikan gratis berkualitas bagi anak-anak mereka. Kehadiran sekolah berasrama ini dinilai sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarga kurang mampu di daerah.
Orang tua siswa SRT 1 Pandeglang asal Kecamatan Kaduhejo, Aryanti, mengaku sangat bersyukur anaknya bisa diterima bersekolah di lembaga pendidikan terintegrasi tersebut. Program asrama gratis ini dinilainya meringankan beban pengeluaran keluarga karena dirinya harus membiayai empat orang anak sekaligus.
"Perasaannya senang alhamdulillah bisa masuk sini supaya anak jadi orang berguna dan mengurangi biaya karena saya punya anak empat. Semoga aja anak tenang tinggal di asrama dan urusannya lancar," ujar Aryanti.
Pihak manajemen sekolah mencatat jumlah total peserta didik baru pada tahun ajaran perdana ini mencapai ratusan siswa yang berasal dari berbagai wilayah di Banten. Kepala Sekolah SRT 1 Pandeglang, Siwi Astuti, menjelaskan jumlah total siswa tahun pertama tercatat sebanyak 474 orang dari tingkat SD hingga SMA
Menurutnya pelaksanaan orientasi nantinya akan dirancang secara komprehensif dengan melibatkan berbagai unsur pembinaan karakter serta kedisiplinan asrama. Rangkaian kegiatan orientasi dijadwalkan mulai berlangsung pada hari Senin 31 Agustus mendatang.
"Jumlah siswa ada 474 rinciannya 131 siswa SD, 180 siswa SMP, dan 163 siswa SMA. MPLS dimulai tanggal 31Agustus sampai 11 September dengan materi lingkungan sekolah, tata asrama, karakter, dan kesemaptaan bersama TNI," kata Siwi
Proses MPLS pun disebutnya diperkuat dengan kehadiran tenaga pendidik tamu guna memaksimalkan pendampingan siswa baru selama masa adaptasi asrama berlangsung. Pihak sekolah berharap fasilitas pendidikan berasrama ini memberikan manfaat nyata bagi pembentukan karakter anak didik yang tangguh.
"Harapan kami di tahun pertama ini anak-anak merasakan manfaat fasilitas belajar dan menjadi generasi cerdas, berkarakter, serta tangguh," ujar Siwi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....