BAST Diteken, Pandeglang Siap Wujudkan Pusat Pendidikan Berkualitas
- 31 Jul 2026 06:12 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Tangerang - Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, secara resmi menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) percepatan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Penandatanganan strategis tersebut berlangsung di Hotel Episode, Kota Tangerang, Kamis 30 Juli 2026.
Kabupaten Pandeglang tercatat sebagai salah satu dari 30 kabupaten/kota di Indonesia yang ditetapkan sebagai lokasi pembangunan SNT gelombang kedua, dengan target fisik dimulai pada tahun 2026 dan mulai beroperasi pada 2027 mendatang. "Kami berharap seluruh tahapan dapat dipercepat sehingga pembangunan fisik SNT bisa segera dimulai pada tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Pandeglang siap mendukung dan menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan," ujar Bupati Dewi, Kamis 30 Juli 2026.
Usai penandatanganan, Bupati Dewi menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya. Ia menegaskan, Pemkab Pandeglang siap mendukung penuh dan segera merampungkan seluruh kelengkapan administrasi agar proyek strategis nasional ini berjalan lancar.
Ia optimis, kehadiran SNT yang merupakan amanat Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 ini akan menjadi lompatan besar bagi kemajuan dunia pendidikan di Pandeglang, serta membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak daerah untuk mengenyam pendidikan berkualitas dan berdaya saing global. "Kami optimistis kehadiran SNT akan menjadi lompatan besar bagi dunia pendidikan di Pandeglang, sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak daerah untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan berdaya saing global,” ujar Dewi.
Kepala Dindikpora Pandeglang, Sutoto, mengungkapkan lokasi pembangunan SNT dipusatkan di Kampung Cibogo, Desa Pasir Awi, Kecamatan Banjar, di atas lahan seluas 26,25 hektare. "Setelah proses serah terima lahan dari Badan Bank Tanah kepada Kemendikdasmen selesai, maka akan dilanjutkan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED), kemudian proses AMDAL dan tahapan lainnya. Kami optimistis seluruh proses tersebut dapat berjalan dengan cepat," kata Sutoto.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan SNT merupakan program prioritas nasional yang menuntut gerak cepat dan langkah nyata seluruh pemangku kepentingan agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. “Sekolah Nasional Terintegrasi akan menjadi pusat rujukan bagi sekolah-sekolah di sekitarnya, baik dalam sistem pembelajaran, pengelolaan guru dan tenaga kependidikan, maupun pengembangan sarana dan prasarana pendidikan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....